Borja Martinez Optimistis Bawa Persijap Lolos dari Jurang Degradasi BRI Super League
Borja Martinez, gelandang asing Persijap Jepara, menjadi sosok sentral dalam kemenangan krusial timnya atas Bhayangkara FC pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Performa impresif eks gelandang Timnas Spanyol U-18 tersebut memperkuat optimisme bahwa Laskar Kalinyamat mampu bertahan di kasta tertinggi dan lolos dari ancaman degradasi.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor tipis 2-1 tersebut, Martinez dinobatkan sebagai pemain terbaik atau man of the match. Kontribusinya di lini tengah membantu Persijap melanjutkan tren positif sekaligus membuktikan peningkatan performa kolektif tim dalam beberapa pekan terakhir kompetisi.
Gelandang berusia 31 tahun ini baru bergabung pada bursa transfer paruh musim, namun langsung dipercaya menjadi andalan utama tim. Sejauh ini, ia telah mencatatkan delapan penampilan, dengan tujuh di antaranya dimulai sebagai pemain inti sejak menit pertama.
Kekompakan Tim Menjadi Kunci Kemenangan
Menurut pandangan Borja Martinez, faktor utama di balik hasil positif yang diraih Persijap adalah suasana internal tim yang semakin harmonis dan solid. Ia merasa para pemain saling memberikan dukungan sehingga kemampuan individu setiap personel dapat menonjol secara maksimal selama pertandingan berlangsung.
“Menurut saya, Persijap telah menjadi tim yang sangat hangat dan sangat kompak. Kami semua telah bekerja dengan baik. Saya pikir, tim selalu membantu individu untuk dapat menonjolkan kinerja maksimal mereka,” kata Borja Martinez seperti dikutip dari bola.com.
Persijap Jepara saat ini berhasil melewati enam pertandingan terakhir tanpa tersentuh kekalahan sekalipun di liga. Keberhasilan ini membuat mereka mampu mempertahankan posisi di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan perolehan 25 poin dari total 27 laga yang telah dimainkan.
Fokus Menghadapi Sisa Pertandingan Sebagai Final
Menjelang akhir musim yang krusial, Borja menekankan bahwa tim tidak ingin terbebani dengan hitungan poin secara berlebihan di tabel klasemen. Laskar Kalinyamat memilih untuk berkonsentrasi penuh pada persiapan harian dan menganggap tujuh pertandingan sisa sebagai partai final.
“Saat ini, kami mencoba mengambilnya hari demi hari. Kami mencoba untuk tidak melihat klasemen. Kami tahu bahwa semua pertandingan yang tersisa adalah sebuah final bagi kami. Dan begitulah cara kami menghadapi pertandingan ini. Saya pikir, itu adalah dinamika yang dimiliki tim. Itu sangat bagus dan kami hanya perlu memikirkan diri kami sendiri,” ujar pemain yang pernah mencatatkan tiga penampilan bersama Timnas Spanyol U-18 tersebut.
Martinez juga menegaskan bahwa motivasi para pemain sangat tinggi karena bermain di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia menyatakan tidak ada rahasia khusus dalam performa tim selain kerja keras dan perjuangan tanpa henti dalam setiap sesi latihan harian.
“Saya pikir motivasi untuk berada di kasta tertinggi Liga Indonesia yang kompetitif seperti ini sangat besar, sehingga saya pikir kami tidak akan membutuhkan motivasi lain. Kami bekerja sangat keras dalam sesi latihan setiap hari dan akhirnya semua pekerjaan kami ini akan tercermin di atas lapangan,” imbuh Borja Martinez.
Ujian berikutnya bagi Persijap adalah menghadapi sesama tim papan bawah, Semen Padang, di Stadion Haji Agus Salim pada Senin (20/4/2026). Laga ini sangat krusial mengingat tim lawan saat ini berada di urutan ke-17 klasemen dengan koleksi 20 poin.