Barcelona Bidik Fisnik Asllani Sebagai Alternatif Julian Alvarez

Barcelona dikabarkan telah mengidentifikasi striker Hoffenheim, Fisnik Asllani, sebagai target alternatif utama jika upaya mereka untuk merekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu. Klub Catalan tersebut tengah memprioritaskan penambahan amunisi di lini serang untuk musim 2026-2027, namun menghadapi tantangan signifikan dalam negosiasi untuk mendatangkan penyerang asal Argentina tersebut.

Kesulitan Barcelona dalam mengamankan tanda tangan Julian Alvarez semakin nyata. Pihak Atletico Madrid dikabarkan enggan melepas pemain kuncinya ke rival domestik, dan menempatkan banderol harga yang sangat tinggi, berkisar antara €80 juta hingga €120 juta.

Angka ini dinilai memberatkan bagi kondisi finansial Barcelona yang masih berupaya mematuhi regulasi Financial Fair Play. Selain itu, Atletico Madrid juga berencana menawarkan kontrak baru yang menggiurkan kepada Alvarez untuk memperpanjang masa baktinya di klub.

Fisnik Asllani Muncul Sebagai Opsi Menarik

Menghadapi kompleksitas transfer Julian Alvarez, Barcelona mulai mengalihkan perhatian pada Fisnik Asllani, striker muda berusia 23 tahun yang bermain untuk Hoffenheim di Bundesliga. Agen Asllani, Ayman Dahmani, telah mengonfirmasi adanya kontak dari pihak Barcelona mengenai kemungkinan transfer di jendela transfer musim panas mendatang.

“Minat Barcelona terhadap pemain ini valid saat ini, dan sudah ada kontak dari klub Catalan tersebut,” ujar Dahmani kepada Erem News. Pernyataan ini memperkuat indikasi bahwa Asllani kini menjadi salah satu opsi serius bagi tim asuhan Hansi Flick.

Asllani sendiri telah menyatakan impiannya untuk bermain di Camp Nou. “Klub impian saya selalu FC Barcelona. Saya selalu ingin bermain di sana,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan.

Performa impresifnya bersama Hoffenheim musim ini, dengan mencetak sembilan gol dan delapan assist dalam 28 penampilan di berbagai kompetisi, termasuk delapan gol dan tujuh assist di Bundesliga, telah menarik perhatian banyak klub besar Eropa, termasuk beberapa klub Premier League seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Aston Villa.

Klausul Rilis dan Persaingan Transfer

Potensi transfer Fisnik Asllani ke Barcelona tampaknya akan bergantung pada aktivasi klausul rilis dalam kontraknya. Laporan menyebutkan bahwa klausul tersebut berada di kisaran €25 juta hingga €29 juta, menjadikannya opsi yang jauh lebih terjangkau dibandingkan Julian Alvarez.

Kontrak Asllani dengan Hoffenheim berlaku hingga 2029, namun klausul rilis tersebut diprediksi hanya aktif pada bursa transfer musim panas. Nilai ini dinilai sepadan dengan perkembangan pesat dan potensi yang dimiliki pemain muda tersebut.

Barcelona tidak sendirian dalam perburuan Asllani. Klub-klub Inggris seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Aston Villa juga dikabarkan memantau situasi pemain asal Kosovo ini. Persaingan ini diprediksi akan semakin memanas seiring mendekatnya bursa transfer musim panas. Hoffenheim sendiri memandang Asllani sebagai aset berharga dan diperkirakan tidak akan melepasnya dengan harga murah, kecuali klausul rilisnya dipenuhi.

Julian Alvarez Tetap Prioritas, Namun Kompleks

Meskipun Fisnik Asllani menjadi alternatif yang menjanjikan, Julian Alvarez masih menempati posisi teratas dalam daftar prioritas Barcelona. Pelatih Hansi Flick diyakini melihat Alvarez sebagai pengganti ideal bagi Robert Lewandowski yang semakin menua.

Namun, transfer Alvarez dipandang sangat rumit oleh Barcelona. Selain mahalnya banderol harga, hubungan yang kurang harmonis antara petinggi Atletico Madrid dan Barcelona juga menjadi penghalang potensial.

Atletico Madrid sendiri bertekad mempertahankan Alvarez dan bahkan dikabarkan akan menawarkan perpanjangan kontrak dengan kenaikan gaji signifikan. Hal ini semakin memperkecil kemungkinan Alvarez untuk meninggalkan klubnya dalam waktu dekat.

Dengan situasi yang kompleks ini, Barcelona tampaknya harus bersiap untuk segala kemungkinan, termasuk mengamankan target alternatif seperti Fisnik Asllani jika impian mendatangkan Julian Alvarez harus dikubur dalam-dalam.