Arne Slot Akui Krisis Lini Belakang Liverpool, Tapi Enggan Terburu-buru soal Transfer
Liverpool dihadapkan pada tantangan besar untuk memperkuat skuadnya, terutama di lini pertahanan yang mengalami krisis pemain. Manajer baru, Arne Slot, angkat bicara mengenai rencana transfer klub di tengah situasi genting tersebut.
Krisis Pemain di Lini Belakang
Kondisi lini belakang Liverpool saat ini sangat memprihatinkan. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen hingga akhir musim. Giovanni Leoni dan Conor Bradley dipastikan tidak dapat bermain lagi, sementara Alexander Isak diperkirakan baru pulih mendekati akhir musim. Situasi ini membuat pertahanan Liverpool menjadi sangat tipis.
Di posisi bek tengah, Liverpool hanya memiliki tiga pilihan utama: Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, dan Joe Gomez. Sementara itu, di bek kanan, Jeremie Frimpong menjadi satu-satunya nama yang bisa diandalkan, dengan Calvin Ramsay yang masih muda harus siap menjadi pelapis.
Respons Klub dan Potensi Transfer
Pertanyaan besar yang mengarah ke Liverpool belakangan ini adalah bagaimana klub akan merespons krisis tersebut. Sebelumnya, ada upaya untuk merekrut Marc Guehi dari Crystal Palace pada bursa transfer musim panas. Liverpool bahkan diperkirakan akan bersaing dengan Manchester City untuk mendapatkan tanda tangan pemain tersebut. Namun, laporan yang beredar menyebutkan bahwa tidak ada pergerakan dari kubu Liverpool, dan Guehi kini dikabarkan merapat ke Manchester City.
Menanggapi potensi aktivitas transfer klub di tengah situasi ini, Arne Slot memberikan respons yang diplomatis.
“Semua orang sepakat tentang tantangan yang kita hadapi. Bukan berarti kita akan bertindak, tetapi semua orang sepakat,” ujar Slot.
“Tidak ada seorang pun yang memiliki pendapat berbeda tentang hal itu. Bukan berarti sesuatu akan terjadi.”
Pernyataan Slot mengindikasikan bahwa meskipun manajemen klub menyadari adanya masalah, belum tentu akan ada langkah konkret dalam bursa transfer dalam waktu dekat.