Detak.Media — Altay Bayındır disebut berpotensi besar meninggalkan Manchester United FC pada bursa transfer musim panas 2026. Minimnya kesempatan bermain membuat masa depan kiper asal Turki tersebut di Old Trafford semakin tidak menentu.
Berbagai laporan dari media Inggris dan Turki menyebut bahwa baik Manchester United maupun Bayindir sama-sama terbuka terhadap kemungkinan berpisah pada akhir musim ini.
Situasi tersebut muncul setelah posisi Bayindir di bawah mistar gawang semakin sulit menyusul perubahan besar yang terjadi di sektor penjaga gawang Manchester United sepanjang musim 2025/2026.
Bayindir Sulit Dapat Kesempatan Bermain
Altay Bayindir bergabung dengan Manchester United dari Fenerbahçe SK pada September 2023 dengan biaya transfer sekitar lima juta euro.
Saat didatangkan ke Old Trafford, Bayindir diproyeksikan sebagai pelapis utama bagi André Onana yang juga baru bergabung pada periode yang sama.
Namun perjalanan Bayindir bersama Manchester United tidak berjalan sesuai harapan. Selama dua setengah musim berada di klub, ia kesulitan mendapatkan menit bermain reguler.
Secara keseluruhan, Bayindir hanya mencatatkan 17 penampilan di semua kompetisi bersama Setan Merah.
Pada awal musim 2025/2026, ia sempat memperoleh kesempatan tampil sebagai starter di Premier League ketika Andre Onana dipinjamkan ke Trabzonspor.
Meski begitu, performa Bayindir dinilai belum cukup meyakinkan untuk mempertahankan posisinya sebagai penjaga gawang utama.
Kehadiran Senne Lammens Ubah Situasi
Posisi Altay Bayindir semakin sulit setelah Manchester United merekrut kiper muda Belgia, Senne Lammens, dari Royal Antwerp FC pada September 2025.
Lammens langsung mampu menunjukkan performa impresif dan berhasil merebut posisi utama di bawah mistar gawang Manchester United.
Sejak kekalahan 3-1 melawan Brentford FC pada akhir September, Bayindir hampir tidak lagi mendapatkan kesempatan bermain di Premier League.
Situasi tersebut membuat peluangnya bertahan di Old Trafford semakin kecil, terutama karena Manchester United kini lebih percaya kepada Lammens sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
Besiktas Dikabarkan Tertarik Merekrut Bayindir
Kabar mengenai masa depan Bayindir semakin ramai setelah muncul laporan adanya minat serius dari klub Turki, Beşiktaş JK.
Media Turki menyebut Bayindir telah membuka pembicaraan terkait kemungkinan kembali bermain di kompetisi domestik Turki setelah tiga musim berada di Inggris.
Bahkan beberapa laporan mengklaim bahwa sang pemain telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Besiktas.
Manchester United disebut siap melepas Bayindir dengan nilai transfer sekitar 5 hingga 6 juta euro, angka yang tidak jauh berbeda dari biaya saat mereka merekrutnya dari Fenerbahce.
Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, maka Bayindir akan kembali ke negaranya demi mendapatkan kesempatan bermain reguler.
Transfer Masih Bergantung Situasi Internal Besiktas
Meski pembicaraan dikabarkan berjalan positif, transfer Bayindir ke Besiktas masih belum sepenuhnya pasti.
Beberapa sumber menyebut keputusan akhir akan sangat bergantung pada pelatih baru Besiktas setelah klub tersebut berpisah dengan Sergen Yalcin.
Manajemen Besiktas disebut ingin memberikan kewenangan kepada pelatih anyar mereka untuk menentukan kebutuhan skuad, termasuk posisi penjaga gawang.
Karena itu, masa depan Bayindir diperkirakan baru akan menemui kejelasan dalam beberapa pekan ke depan.
Manchester United Bersiap Lakukan Perombakan Kiper
Potensi kepergian Altay Bayindir juga menjadi bagian dari rencana besar Manchester United untuk melakukan evaluasi di sektor penjaga gawang.
Selain Bayindir, masa depan Andre Onana juga masih belum sepenuhnya aman meski kiper asal Kamerun itu dijadwalkan kembali setelah masa peminjamannya berakhir.
Manchester United disebut sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk menata ulang komposisi penjaga gawang demi meningkatkan kualitas skuad musim depan.
Situasi tersebut membuat bursa transfer musim panas nanti diperkirakan akan menjadi periode penting bagi perubahan besar di sektor kiper Setan Merah.
Bagi Altay Bayindir sendiri, meninggalkan Old Trafford tampaknya menjadi langkah realistis demi mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten dalam fase penting kariernya.
Ikuti Detak.Media
