Detak.Media — Sirkuit Circuito de Jerez – Ángel Nieto menjadi akhir pekan yang sulit bagi Toprak Razgatlioglu pada MotoGP Spanyol 2026. Pembalap debutan Prima Pramac Yamaha MotoGP itu secara terbuka mengaku kecewa berat setelah kehilangan ritme balap akibat masalah engine brake yang mengganggu performanya sepanjang balapan utama, Minggu (26/4/2026).
Razgatlioglu hanya mampu finis di posisi ke-19 setelah menjalani balapan yang ia sebut sebagai salah satu akhir pekan terberatnya sejak memulai petualangan di kelas MotoGP.
Insiden Sprint dan Masalah Engine Brake
Permasalahan Razgatlioglu sudah dimulai sejak Sprint Race. Ia terlibat insiden dengan pembalap wildcard Lorenzo Savadori dari Aprilia Racing, yang berujung hukuman long lap penalty untuk balapan utama.
Hasil kualifikasi yang menempatkannya di posisi ke-19 semakin memperberat situasi. Start dari barisan belakang memaksanya bekerja ekstra keras di lintasan yang dikenal teknikal dan sempit seperti Jerez.
Dalam balapan utama, Razgatlioglu mengaku tidak bisa mengendarai motor sesuai karakternya. Masalah engine brake membuat deselerasi motor tidak stabil saat memasuki tikungan, area yang selama ini menjadi kekuatannya berkat gaya late braking yang agresif.
“Saya capek, motornya tidak bekerja dengan baik dan saya tidak bisa menikmati balapan,” ujarnya.
Gangguan ini membuatnya kehilangan kepercayaan diri di fase pengereman, sehingga sulit mempertahankan corner entry speed yang kompetitif dibanding pembalap lain.
Temukan Ritme di Enam Lap Terakhir
Di tengah kesulitan tersebut, Razgatlioglu menemukan hal positif menjelang akhir lomba. Pada lima hingga enam lap terakhir, ia mulai merasakan respons motor yang lebih baik, yang berimbas pada catatan waktu lap yang lebih kompetitif.
“Dengan ban baru, awalnya saya kesulitan menemukan ritme karena engine brake. Tapi di akhir balapan, motor terasa lebih baik dan lap time saya meningkat,” jelasnya.
Temuan ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi tim Yamaha untuk mencari set-up dasar yang lebih sesuai dengan kebutuhan Razgatlioglu.
Yamaha Kesulitan Tembus Papan Tengah
Bukan hanya Razgatlioglu yang kesulitan di Jerez. Pembalap Yamaha lainnya juga tertahan di papan bawah. Fabio Quartararo finis ke-14, Alex Rins di posisi ke-16, dan Jack Miller di urutan ke-18.
Situasi ini memperlihatkan bahwa problem performa bukan hanya dialami satu pembalap, melainkan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Yamaha secara keseluruhan.
Razgatlioglu dijadwalkan mengikuti sesi tes resmi sehari setelah balapan di Jerez. Fokus utamanya adalah eksplorasi sistem elektronik dan penyempurnaan engine brake setting agar sesuai dengan gaya balapnya.
Setelah itu, MotoGP akan berlanjut ke Prancis di Circuit Bugatti Le Mans. Lintasan ini pernah memberinya hasil positif saat masih berlaga di World Superbike, namun ia sadar tantangan di MotoGP jauh berbeda.
Dengan pembelajaran dari Jerez dan sesi tes tambahan, Razgatlioglu berharap bisa menemukan kembali ritme balapnya dan tampil lebih kompetitif di seri berikutnya.
Ikuti Detak.Media
