Motor Baru Honda untuk MotoGP 2027 Jalani Uji Coba di Sepang, Espargaro dan Nakagami Turun Langsung
Kehadiran dua test rider Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami di Sepang International Circuit memunculkan indikasi kuat bahwa Honda kembali menguji prototipe motor 850cc yang dipersiapkan untuk regulasi baru MotoGP 2027.
Keduanya mengikuti tes privat multi-hari milik Honda Racing Corporation (HRC) di sirkuit Malaysia tersebut. Sesi ini diyakini menjadi kelanjutan dari debut awal motor 850cc Honda yang sempat turun lintasan di Sepang pada akhir Desember lalu, namun terganggu kondisi hujan.
Debut Perdana Terkendala Cuaca
Pada uji coba perdana akhir tahun lalu, Nakagami menjadi pembalap pertama yang menjajal motor generasi baru tersebut. Dalam kondisi lintasan basah, ia mengaku terkejut dengan karakter motor yang terasa sangat ringan.
Kini, melalui indikasi cuaca cerah yang dibagikan Espargaro di media sosial, Honda berpeluang mendapatkan data teknis yang jauh lebih ideal. Kondisi kering di Sepang memungkinkan evaluasi performa sasis, distribusi bobot, hingga karakter akselerasi motor 850cc dilakukan lebih akurat.
Sebelumnya, Espargaro memang mengungkap bahwa pada tiga bulan pertama musim ini ia masih difokuskan membantu pengembangan motor Honda untuk musim 2026 bersama direktur teknis HRC, Romano Albesiano.
Nakagami ditugaskan sebagai penanggung jawab awal proyek 850cc. Jika kini Espargaro ikut menjajal motor tersebut, maka pengembangan berjalan sesuai dengan timeline internal tim.
Pengalaman Espargaro sebagai mantan pemenang tiga balapan kelas utama bersama Aprilia Racing membuat masukannya sangat krusial dalam fase awal karakterisasi motor baru.
Honda Termasuk Paling Agresif Siapkan Motor 2027
Sejauh ini, baru Honda dan KTM Factory Racing yang diketahui sudah melakukan pengujian langsung motor 850cc di lintasan. Ini menunjukkan kedua pabrikan tersebut memilih memulai adaptasi lebih awal terhadap regulasi besar MotoGP 2027.
Perubahan regulasi nanti mencakup pengurangan kapasitas mesin dari 1000cc menjadi 850cc, pelarangan ride-height device, pembatasan aerodinamika lebih ketat, serta pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli.
Pergantian ban dinilai sebagai faktor paling krusial dalam arah pengembangan motor. Karakter kompon dan konstruksi ban Pirelli berbeda signifikan dibanding Michelin yang digunakan sejak 2016.
Pirelli sebelumnya sudah melakukan sesi uji kolektif bersama para test rider pabrikan di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada September lalu. Setelah itu, pabrikan diberi keleluasaan menggelar tes privat di berbagai sirkuit dengan dukungan teknis langsung dari Pirelli.
Direktur balap motor Pirelli, Giorgio Barbier, menyebut pihaknya mengikuti kalender tes yang disusun masing-masing pabrikan guna menyesuaikan kompon dan struktur ban dengan karakter lintasan berbeda.
Tes privat kali ini berpotensi menjadi sesi penting bagi HRC untuk memahami karakter dasar motor 850cc dalam kondisi ideal. Dengan dua test rider berpengalaman, dukungan teknis Pirelli, serta lintasan Sepang yang dikenal memiliki kombinasi tikungan cepat dan panjang straight, Honda memiliki kesempatan besar mengumpulkan data fundamental untuk proyek MotoGP 2027.
Sepang kembali menjadi titik awal revolusi teknis Honda menuju era baru MotoGP.