MotoGP 2026: Dovizioso Sebut Marc Marquez Akan Hadapi Perlawanan Ketat

Mantan pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, memberikan pandangannya mengenai peluang Marc Marquez di musim 2026. Ia menilai juara dunia bertahan tersebut tidak akan mampu mengulang dominasi seperti musim sebelumnya. Dovizioso berpendapat bahwa para rival kini telah siap memberikan perlawanan yang lebih kuat, sementara kondisi fisik Marquez pasca-cedera terbaru juga menjadi faktor penentu.

Meskipun tetap dianggap sebagai salah satu favorit, persaingan di MotoGP 2026 diprediksi akan jauh lebih ketat dibandingkan musim-musim sebelumnya.

MotoGP 2026: Marc Marquez Berpeluang Pecahkan dan Salip Rekor Legendaris Valentino Rossi

Dominasi Marquez di Musim 2025

Musim 2025 menjadi bukti kebangkitan Marc Marquez bersama Ducati Lenovo Team. Setelah melalui serangkaian cedera yang membatasinya sejak awal dekade 2020-an, pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun itu berhasil mengamankan gelar juara dunia MotoGP ketujuh.

Catatan impresifnya meliputi 25 kemenangan dari total 36 balapan sepanjang musim. Namun, performa gemilang tersebut harus diwarnai kabar kurang baik. Marquez mengalami patah tulang selangka hanya seminggu setelah memastikan gelar juara, menjadikan proses pemulihannya sebagai fokus utama menjelang musim baru.

Rival Diprediksi Lebih Siap Menghadapi Marquez

Andrea Dovizioso mengamati bahwa para pesaing Marquez kini telah mempelajari kekuatan sang juara bertahan dan diprediksi akan memberikan tantangan yang lebih berat pada musim 2026. Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Dovizioso menekankan pentingnya memantau kondisi fisik Marquez setelah mengalami cedera.

“Kita harus melihat bagaimana kondisi fisik Marc. Jika cedera terakhir tidak memperlambatnya, dia tetap akan kompetitif, tetapi hasilnya tidak akan sama karena para rival sudah siap,” ujar Dovizioso.

Ia menambahkan bahwa pada musim lalu, banyak pembalap yang tidak mengantisipasi performa luar biasa dari Marquez. Situasi tersebut diyakini tidak akan terulang di musim mendatang.

Dovizioso juga menyoroti potensi Aprilia Racing untuk tampil lebih kompetitif, terutama dengan kehadiran Marco Bezzecchi. Menurutnya, tanpa perubahan regulasi teknis yang signifikan pada musim mendatang, peta persaingan kemungkinan akan serupa dengan musim sebelumnya, namun dengan tingkat intensitas yang lebih tinggi.

Pengamat Sebut Marquez Lebih Rentan

Pandangan serupa juga diungkapkan oleh pengamat MotoGP, Peter Bom. Ia menilai Marc Marquez akan menghadapi persaingan yang lebih ketat dan berpotensi lebih rentan di musim 2026. Bom menyoroti beberapa insiden kecelakaan yang dialami Marquez saat tes pramusim, yang mengindikasikan bahwa ia belum sepenuhnya nyaman dengan motor prototipe Ducati terbaru untuk musim 2026.

Meskipun demikian, Peter Bom tetap mengakui bahwa Marquez masih menjadi salah satu kandidat kuat untuk memperebutkan gelar juara dunia musim ini.

Peluang Marquez Cetak Rekor 100 Kemenangan

Selain perebutan gelar juara, Marc Marquez juga berpeluang menorehkan sejarah baru di ajang Grand Prix. Saat ini, ia telah mengumpulkan 99 kemenangan sepanjang karier balap Grand Prix. Dengan demikian, ia hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mencapai rekor 100 kemenangan.

Jika mampu mempertahankan performa puncaknya, Marquez bahkan berpotensi mendekati rekor kemenangan terbanyak di kelas utama yang saat ini masih dipegang oleh legenda asal Italia, Valentino Rossi. Untuk menyamai catatan Rossi, Marquez masih membutuhkan tambahan 16 kemenangan Grand Prix. Jika ia berhasil meraih 17 kemenangan, maka ia akan melampaui rekor sang legenda.

Peta Persaingan MotoGP 2026: Tiga Nama Diprediksi Jadi Rival Terkuat Marc Marquez

Dengan kondisi fisik Marquez yang masih dalam proses pemulihan pasca-cedera dan kesiapan para rival yang semakin matang untuk menghadapi musim baru, MotoGP 2026 diperkirakan akan menyajikan persaingan yang lebih terbuka. Meski tetap menjadi favorit utama, peluang Marquez untuk mendominasi seperti musim sebelumnya diyakini akan jauh lebih sulit, sehingga menjanjikan pertarungan gelar yang lebih sengit sepanjang musim balap.