Jonathan Rea Prediksi Pedro Acosta Bisa Jadi Tandem Marquez di Ducati Pada MotoGP 2027

Legenda MotoGP dan World Superbike, Jonathan Rea, mengungkapkan kekagumannya terhadap talenta Pedro Acosta. Ia menilai pembalap muda Spanyol itu memiliki potensi besar untuk menjadi pembalap tim pabrikan Ducati dan bahkan berpasangan dengan Marc Marquez di masa depan.

Pernyataan Rea ini muncul di tengah semakin kencangnya rumor kepindahan Acosta ke Ducati pada MotoGP 2027. Jika terwujud, duet Acosta dan Marquez di tim Borgo Panigale diprediksi akan menjadi salah satu kombinasi paling menarik dan eksplosif dalam sejarah MotoGP modern.

Pol Espargaro Puji Kematangan Pedro Acosta di MotoGP 2026

Potensi Acosta di Mata Rea

Jonathan Rea, yang saat ini tengah kembali ke sirkuit Superbike di Portimao menggantikan Jake Dixon yang cedera di tim Honda, memberikan pandangannya mengenai performa Acosta. Menurut Rea, Acosta adalah talenta luar biasa yang sudah sepantasnya berada di generasi baru pembalap MotoGP. Ia memuji betapa kompetitifnya Acosta sejak awal kariernya di kategori bawah hingga kini di MotoGP.

“Dia adalah talenta yang luar biasa, salah satu yang pantas berada di generasi baru. Akan menarik melihat bagaimana dia berkembang di tahun-tahun mendatang. Dia selalu sangat kompetitif, dan saya menyukai pendekatannya sejak dari kategori bawah,” ujar Rea, dilansir dari GPOne.

Lebih lanjut, Rea secara spesifik menyebut bahwa Acosta sudah terlihat seperti pembalap Ducati. Potensi ini yang membuatnya yakin bahwa Acosta akan menjadi tandem yang menarik jika dipasangkan dengan Marc Marquez.

“Saya melihat seorang pembalap yang sangat berbakat dalam dirinya, dan saya pikir kita akan melihatnya berkembang lebih jauh lagi. Dia sudah terlihat seperti pembalap Ducati untuk beberapa tahun ke depan, dan dengan demikian, ada banyak rasa ingin tahu. Dia dan Marc seperti Senna dan Prost? Saya tidak tahu. Jika itu terjadi, itu akan sangat menarik,” tambahnya.

Rumor Kepindahan ke Ducati Semakin Kencang

Spekulasi mengenai kepindahan Pedro Acosta ke tim pabrikan Ducati pada musim 2027 semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan media internasional menyebutkan bahwa Acosta telah mencapai kesepakatan dengan Ducati. Jika konfirmasi resmi menyusul, Acosta akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan pabrikan Italia tersebut untuk durasi kontrak yang panjang.

Potensi duet Acosta dengan Marc Marquez di Ducati menjadi topik utama pembicaraan. Marquez sendiri dikabarkan akan segera menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ducati, meskipun detail akhirnya masih dalam proses negosiasi. Kombinasi pengalaman Marquez dan kecepatan mentah Acosta diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi para rival di era baru MotoGP dengan regulasi mesin 850cc.

Kepindahan Acosta ke Ducati juga dilihat sebagai langkah strategis. Pabrikan Italia tersebut ingin mengamankan masa depan mereka dengan merekrut talenta muda terbaik, sekaligus mengantisipasi potensi perubahan dalam performa pembalap lain seperti Francesco Bagnaia.

Bursa MotoGP 2027: Honda Dikabarkan Gaet David Alonso, Ducati Pilih Dani Holgado

Acosta, Pembalap yang Menjanjikan

Pedro Acosta telah menunjukkan performa yang mengesankan selama dua tahun terakhir. Meskipun sempat mengalami kendala dengan kompetitivitas motor KTM RC16, Acosta secara konsisten mampu bersaing dan seringkali mengungguli rekan setimnya, Brad Binder. Puncaknya adalah finis ketiga di Austin, Amerika Serikat, mengungguli Marc Marquez.

Bahkan, beberapa pihak menilai Acosta sudah siap untuk tantangan yang lebih besar. Dani Pedrosa, mantan pembalap MotoGP yang kini menjadi test rider KTM, menyebut langkah Ducati merekrut Acosta sebagai “langkah yang bagus” bagi pabrikan Italia tersebut. Ini mengindikasikan bahwa potensi Acosta telah diakui secara luas di paddock MotoGP.

Performa Acosta yang menonjol di usianya yang masih muda menjadi alasan utama mengapa banyak tim besar, termasuk Ducati, tertarik untuk merekrutnya. Kehadirannya di tim pabrikan Ducati bersama Marc Marquez diprediksi akan menciptakan dinamika yang sangat menarik dan menjadi sorotan utama di musim-musim mendatang.

Sylvain Guintoli: Peralihan ke Ban Pirelli Akan Mengubah Wajah MotoGP 2027

Rea juga memberikan apresiasi kepada Francesco Bagnaia, juara dunia tiga kali.

“Saya penggemar berat Bagnaia dan saya sangat berharap dia menemukan kembali performa terbaiknya, karena dia adalah salah satu pembalap paling berbakat,” kata Rea, merujuk pada performa Bagnaia yang luar biasa saat tes di Jerez dalam kondisi sulit.