Johann Zarco: Marco Bezzecchi Calon Pembalap Italia Nomor Satu di MotoGP

Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, menilai performa Marco Bezzecchi musim ini berpotensi mengubah peta kekuatan pembalap Italia di MotoGP. Menurut Zarco, Bezzecchi bisa berkembang menjadi figur utama Italia di kelas premier, melampaui status yang selama ini identik dengan Francesco Bagnaia.

Pernyataan tersebut disampaikan Zarco dalam sebuah agenda promosi jelang GP Prancis, saat membahas tren kemenangan Bezzecchi bersama Aprilia Racing.

Eks Insinyur Aprilia: Gaya Balap Marco Bezzecchi Lebih Mirip Valentino Rossi daripada Max Biaggi

Lima Kemenangan Beruntun dan Rekor Lap Terdepan

Bezzecchi sedang menikmati periode paling dominan dalam kariernya dengan lima kemenangan Grand Prix secara beruntun. Di era MotoGP, catatan tersebut sebelumnya hanya pernah dibukukan oleh Marc Marquez dan Valentino Rossi.

Ia juga melampaui rekor lama milik Jorge Lorenzo dengan memimpin balapan selama 121 lap berturut-turut, menegaskan dominasinya di lintasan.

Setelah tiga seri awal, Bezzecchi memimpin klasemen dengan keunggulan empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. Selisih itu berpotensi lebih besar andai tidak terjadi kesalahan sendiri pada Sprint Race di Thailand dan Amerika Serikat.

Zarco: Nama Bezzecchi Akan Segera Mendunia

Zarco menilai pencapaian Bezzecchi terlalu istimewa untuk hanya menjadi sorotan internal paddock. Ia meyakini nama pembalap Italia itu akan segera dikenal luas oleh publik global.

“Bezzecchi akan dikenal luas oleh masyarakat karena apa yang dia lakukan sangat luar biasa. Dia bisa menjadi pemimpin baru Italia, penerus Valentino Rossi, seperti Bagnaia pada masanya,” ujar Zarco, dikutip dari Paddock GP.

Saat ini, popularitas Bezzecchi di media sosial memang belum setinggi beberapa pembalap lain. Namun menurut Zarco, performa di lintasan akan dengan cepat mengubah tingkat eksposurnya.

Perdebatan Bezzecchi vs Bagnaia Kian Menguat

Lonjakan performa Bezzecchi bersama Aprilia terbilang drastis. Sejak bergabung dengan pabrikan Noale, jumlah kemenangan kelas premiernya meningkat dari tiga menjadi sembilan. Jumlah podium juga melonjak dari sembilan menjadi 21.

Di sisi lain, Bagnaia yang selama ini dipandang sebagai representasi utama pembalap Italia di MotoGP justru tengah mengalami periode yang kurang konsisten.

Situasi ini membuat perdebatan mengenai siapa pembalap Italia terbaik saat ini semakin relevan.

Meski Menang, Marco Bezzecchi Merasa Telah Mencapai Batasannya di MotoGP Amerika 2026

Dinamika ini akan memasuki fase baru pada musim 2027. Bezzecchi dijadwalkan akan berduet langsung dengan Bagnaia di Aprilia, membuka peluang duel sesama Italia dalam satu tim pabrikan.

Jika tren performa Bezzecchi terus berlanjut, prediksi Zarco bahwa ia bisa menjadi pembalap Italia nomor satu di MotoGP bukan hal yang berlebihan.