Detak.Media — Sirkuit Jerez de la Frontera akan menjadi saksi kembalinya Juara Dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, berlaga di kandang sendiri pada MotoGP Spanyol 2026 akhir pekan ini. Balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 April 2026 di Circuito de Jerez – Ángel Nieto ini menjadi sorotan utama, mengingat kondisi fisik Marquez yang masih menjadi tanda tanya besar pasca-cedera bahu serius yang dialaminya akhir musim lalu.
Pembalap Ducati Lenovo Team ini masih menjalani proses pemulihan intensif setelah mengalami patah korakoid dan kerusakan ligamen pada bahu kanan akibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Grand Prix Indonesia Oktober 2025.
Cedera tersebut memaksa Marquez absen di empat seri terakhir musim 2025 dan uji coba pasca-musim di Valencia, meskipun ia telah mengunci gelar juara dunia 2025 seminggu sebelumnya di Jepang.
Perjalanan Pemulihan yang Berat
Proses rehabilitasi Marc Marquez selama jeda musim dingin 2025-2026 digambarkan “lebih berat dari yang diperkirakan” dan “tidak sepenuhnya sesuai rencana” oleh pembalap berjuluk ‘The Baby Alien’ tersebut. Dalam sebuah wawancara pada Januari 2026, Marquez mengungkapkan adanya beberapa kesulitan yang menunda proses adaptasinya kembali mengendarai motor.
Meskipun demikian, ada optimisme dari pihak tim. Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, pada 20 April 2026 menyatakan keyakinannya bahwa Marquez akan “100% fit” untuk MotoGP Spanyol di Jerez. Dall’Igna menekankan pentingnya Marquez, yang dikenal dengan kecepatan dan determinasi balapnya, untuk membantu Ducati bersaing ketat setelah awal musim yang menantang bagi pabrikan Italia tersebut.
Keraguan dari Internal dan Eksternal
Namun, pandangan berbeda muncul dari beberapa pihak. Sehari sebelum Grand Prix Spanyol dimulai, pada 22 April 2026, laporan dari News.GP mengutip pernyataan Marquez sendiri yang mengakui, “Lengan saya tidak lagi seperti dulu.”
Ia juga menekankan bahwa kunci pemulihannya adalah berhenti membandingkan sisi kanan yang cedera dengan sisi kiri, melainkan memberikan 100 persen dengan kedua sisi tanpa mengukur diri dari kondisi sebelumnya.
Bahkan, Andrea Dovizioso, mantan pembalap MotoGP, pada 2 April 2026 sempat melontarkan pernyataan bahwa situasi Marquez jauh lebih serius dari yang terlihat.
Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran bahwa Marquez mungkin belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu kanannya. Meskipun Marquez dan timnya terus menyatakan kemajuan, pembalap itu sendiri mengakui bahwa ia masih “menemukan kondisi fisik 100% yang baru.”
Laporan dari Devitt Insurance pada 22 April 2026 juga menyatakan bahwa Marquez “masih jauh dari bugar” setelah menghabiskan lebih dari empat bulan di pinggir lintasan akibat cedera yang diderita di Thailand (merujuk pada cedera Oktober 2025 di Indonesia).
Kekuatan di lengannya jelas belum mencapai level yang dibutuhkan, meskipun ia telah meraih dua podium Sprint, termasuk satu kemenangan di Brasil, namun belum finis di posisi tiga besar dalam balapan Grand Prix utama.
Performa Awal Musim 2026
Memasuki musim 2026, Marc Marquez telah menunjukkan tanda-tanda adaptasi dengan motor Desmosedici GP-nya. Pada sesi latihan pembuka musim di Sirkuit Internasional Chang, Thailand, ia berhasil menempati posisi kedua.
Namun, setelah tiga putaran pertama musim 2026, Marquez berada di posisi kelima dalam klasemen kejuaraan. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia mampu bersaing, konsistensi performa penuh dalam balapan utama masih menjadi tantangan.
Grand Prix Spanyol akan menjadi ujian penting bagi Marc Marquez untuk membuktikan bahwa ia bisa kembali ke performa terbaiknya di hadapan publik sendiri. Dengan dukungan penuh dari tim Ducati Lenovo dan semangat pantang menyerah yang selalu menjadi ciri khasnya, semua mata akan tertuju pada bagaimana Marquez mengatasi tantangan fisik dan mental di sirkuit legendaris Jerez. Balapan utama dijadwalkan pada Minggu, 26 April 2026.
Ikuti Detak.Media
