Dovizioso: Kondisi Marc Marquez Makin Mengkhawatirkan, Cedera Bahu Kian Serius

Andrea Dovizioso, mantan rekan setim dan rival Marc Marquez, menyatakan bahwa penampilan pembalap Spanyol tersebut di Grand Prix (GP) Amerika Serikat pekan lalu memberikan “konfirmasi” bahwa cedera bahu yang Marquez sudah ditahap yang mengkhawatirkan.

Menurut Dovizioso, situasi yang dihadapi Marquez jauh lebih serius dari yang terlihat. Pembalap yang dikenal tidak suka mengeluh ini, menurut Dovizioso, telah menunjukkan bahwa cedera bahu kanan yang dideritanya sejak Oktober tahun lalu menjadi hambatan signifikan yang mungkin tidak dapat diperbaiki sepenuhnya.

COTA yang merupakan sirkuit favorit Marquez dengan tujuh kemenangan, justru menjadi bukti bahwa masalahnya bukan pada motor Ducati Desmosedici GP26, melainkan pada fisiknya sendiri.

Marc Marquez: Motor Ducati Penting, Kondisi Fisik Saya Juga

Cedera Bahu Marquez Kian Serius

Marquez memulai musim MotoGP 2026 dengan kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya pascaoperasi cedera bahu. Cedera tersebut, yang meliputi fraktur korakoid dan kerusakan ligamen, ia alami saat balapan di GP Indonesia musim lalu. Ia baru bisa kembali mengendarai motor MotoGP pada tes Februari, namun cedera bahunya masih terus memengaruhinya.

Setelah akhir pekan yang sulit di COTA, Marquez sendiri mengakui bahwa “ini saya, bukan motornya” yang menjadi masalah. Ia merasa tidak cukup nyaman untuk mendorong motor Ducati seperti yang diinginkannya, terutama karena motor tersebut menjadi lebih agresif dengan penggunaan ban Michelin yang baru.

Puncaknya, Marquez terlibat insiden dengan Fabio Di Giannantonio pada balapan Sprint di COTA, setelah kehilangan kendali ban depan pada lap pertama.

Insiden pada balapan Sprint tersebut berujung pada penalti long lap bagi Marquez di GP Amerika Serikat. Penalti ini membuatnya merosot dari posisi ketujuh ke kesebelas, meskipun ia berhasil finis di posisi kelima. Pekan balapan di Austin sendiri diawali dengan kecelakaan kecepatan tinggi saat sesi latihan bebas pertama (FP1), dan Marquez hanya mampu meraih posisi start keenam.

Marc Marquez Akui Kesalahan Usai Tabrak Di Giannantonio di Sprint Race MotoGP Amerika 2026

Analisis Dovizioso: Austin Jadi Konfirmasi

Dovizioso, yang pernah menjadi pembalap Ducati, percaya bahwa kesulitan Marquez di Texas menunjukkan bahwa cederanya lebih serius dari perkiraan banyak orang. Mengingat rekor tujuh kemenangan Marquez di COTA, Dovizioso berpendapat bahwa akhir pekan lalu membuktikan bahwa bahunya mungkin tidak akan pernah pulih sepenuhnya.

Dovizioso mengungkapkan kepada Moto.it bahwa Marquez bukanlah tipe pembalap yang suka mengeluh atau mencari-cari alasan.

“Jadi, kebenaran tentang situasinya dan betapa banyak masalah yang ia hadapi, terutama bagi mereka yang tidak mendukungnya, belum pernah benar-benar menganggapnya serius,” ujar Dovizioso.

“Namun, situasinya, menurut pendapat saya, jauh lebih serius daripada yang terlihat. Tahun lalu, ia berhasil memenangkan kejuaraan, tentu saja tidak dalam kondisi 100%, ia masih jauh dari itu. Dan mungkin dengan kecelakaan di Indonesia, ia semakin memperburuk keterbatasan lengannya ini yang saya rasa tidak dapat diperbaiki. Austin adalah konfirmasi definitif. Di tempat di mana ia seharusnya bisa membuat perbedaan, ia tidak bisa,” tambah Dovizioso.

Marquez Akui Kesulitan dengan GP26

Marquez sendiri telah mengakui kepada Davide Tardozzi, manajer tim Ducati, setelah GP Amerika Serikat bahwa ia “berjuang”. Cedera bahunya memengaruhi performanya dengan motor GP26. Ia juga menyampaikan kepada Tardozzi bahwa sangat krusial baginya untuk memulai balapan dengan kuat demi mendapatkan peluang untuk menang.

Bahkan sebelum Marquez mengalami kecelakaan saat latihan di COTA, Alex Barros sempat mengklaim bahwa Marquez mungkin memerlukan enam bulan lagi agar bahunya pulih sepenuhnya, karena 10% terakhir adalah bagian tersulit untuk didapatkan kembali. Kecelakaan Marquez pada FP1 di COTA juga membuatnya mempertanyakan keinginannya untuk kembali ke lintasan.

Davide Tardozzi: Marc Marquez Belum Prima Meski Tunjukkan Kecepatan di MotoGP Amerika

Marquez terjatuh saat melewati tanjakan di Tikungan 10 COTA dan tergelincir ke arah pembatas lintasan pada Jumat lalu. Setelah insiden tersebut, Marquez mengakui Setelah jatuh seperti itu, dirinya tidak ingin kembali ke lintasan. Pembalap asal Cervera itu membutuhkan waktu sejenak untuk mengumpulkan pikirannya sebelum akhirnya kembali melanjutkan sesi latihan.