Detak.Media — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung misi kebangkitan penuh saat mengaspal di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Spanyol, untuk Grand Prix Moto3 2026 yang dimulai hari ini, Jumat (24/4). Setelah gagal finis akibat kecelakaan di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, bulan lalu, Veda bertekad melupakan insiden tersebut dan fokus meraih hasil solid di seri Eropa perdana ini.
Rider Honda Team Asia itu telah memanfaatkan jeda tiga pekan pascabalapan Austin untuk melakukan evaluasi intensif dan mematangkan persiapan fisik serta mental. Manajer tim, Hiroshi Aoyama, turut menyuarakan optimisme terhadap potensi Veda untuk kembali bersaing di barisan depan, mengingat performa kompetitif yang sempat ditunjukkan pembalap berusia 17 tahun itu sebelum insiden.
Evaluasi Insiden Austin
Insiden di Austin pada Minggu, 29 Maret 2026, menjadi catatan pahit bagi Veda Ega Pratama. Meskipun berhasil mengamankan posisi start keempat setelah tampil gemilang di sesi kualifikasi, Veda mengalami highside saat keluar dari Tikungan 11 pada putaran kelima balapan Moto3, yang membuatnya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan lomba.
Padahal, sebelum kecelakaan itu, Veda sempat menunjukkan kecepatan yang menjanjikan, bahkan mencatatkan waktu putaran tercepat di lap keempat. Performa ini melanjutkan tren positifnya di awal musim 2026, di mana ia berhasil finis kelima di Moto3 Thailand dan mencetak podium ketiga yang bersejarah di Moto3 Brasil. Kegagalan finis di Austin menyebabkan Veda saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan raihan 27 poin.
“Setelah apa yang terjadi di Austin, tentu saja saya ingin melupakan kejadian itu dan fokus untuk meraih hasil bagus di Jerez,” ujar Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi Honda Team Asia.
“Saya tahu kami memiliki kecepatan yang bagus di balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah tampil lebih konsisten dan menyelesaikan balapan.” lanjutnya.
Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, ini menekankan bahwa masa jeda tiga pekan telah dimanfaatkan dengan baik untuk mengatur ulang fokus, meningkatkan latihan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya. Ia juga memiliki kenangan manis di Sirkuit Jerez, tempat ia pernah meraih podium di ajang Red Bull Rookies Cup pada tahun 2025.
Dukungan Tim dan Harapan Manajer
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menaruh harapan besar pada Veda Ega Pratama untuk seri Jerez. Aoyama mengungkapkan bahwa tim telah menjalani periode produktif selama jeda, di mana para pembalap dapat berlatih intensif dan menyusun strategi baru.
“Sekarang kami menuju Jerez untuk Grand Prix Spanyol, yang merupakan sirkuit yang sangat tradisional dengan banyak sejarah dalam kejuaraan ini,” kata Aoyama.
“Saya optimistis dan berharap dapat melihat mereka [Veda Ega dan rekan setimnya, Zen Mitani] kembali ke lintasan dan tampil sebaik mungkin.” terangnya.
Aoyama juga berpesan agar Veda dan Mitani tampil fokus, karena eksekusi yang presisi akan sangat menentukan di sirkuit teknis seperti Jerez.
Rangkaian Moto3 Spanyol 2026 akan berlangsung dari 24 hingga 26 April 2026. Sesi latihan bebas pertama (FP1) dan sesi latihan (Practice) dijadwalkan pada hari Jumat, 24 April, menjadi penentu awal bagi Veda untuk mendapatkan setelan terbaik motornya. Balapan utama Moto3 akan digelar pada Minggu, 26 April 2026, pukul 16.00 WIB.
Ikuti Detak.Media
