Detak.Media — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah menjalani persiapan intensif di Spanyol menjelang seri Moto3 Spanyol 2026 yang akan diselenggarakan di Sirkuit Jerez pada 26 April mendatang.
Jeda kompetisi yang cukup panjang, hampir sebulan setelah seri Moto3 Amerika Serikat, dimanfaatkan Veda untuk mengasah kemampuan di dua sirkuit yang berbeda: Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras.
Latihan di Sirkuit Aspar berlangsung pada Selasa dan Rabu, diikuti dengan sesi di Sirkuit Alcarras pada hari Kamis. Sirkuit Aspar memiliki nilai tambah karena merupakan lintasan yang kerap digunakan oleh juara dunia MotoGP, Marc Marquez, untuk berlatih.
Pengalaman berlatih di sirkuit yang sama dengan pembalap sekaliber Marquez diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Veda dalam menghadapi persaingan di level internasional.
Persiapan Matang di Tengah Jeda Kompetisi
Perubahan jadwal balapan, termasuk penundaan seri Qatar ke bulan November akibat situasi geopolitik di Asia Barat, memberikan jeda yang cukup lama bagi para pembalap. Namun, jeda ini tidak disia-siakan oleh Veda dan timnya, Honda Team Asia.
Setelah sebelumnya fokus pada latihan teknik dan fisik menggunakan motor motocross, Veda kini kembali ke lintasan aspal untuk mempertahankan performa dan ritme balapnya. Ia didampingi oleh rekan setimnya di Honda Team Asia, Mario Aji, yang berkompetisi di kelas Moto2.
Sirkuit Aspar dan Alcarras dipilih untuk sesi latihan ini guna memberikan variasi lintasan dan tantangan yang berbeda. Karakteristik sirkuit di Eropa, termasuk perubahan elevasi, grip aspal, dan konfigurasi tikungan, memiliki perbedaan signifikan dengan sirkuit di benua lain. Adaptasi terhadap kondisi ini sangat krusial bagi Veda untuk dapat bersaing di level tertinggi Moto3.
Momentum Bangkit Pasca-Insiden di Amerika Serikat
Sesi latihan ini juga menjadi momentum penting bagi Veda untuk bangkit setelah mengalami insiden kecelakaan pada seri Moto3 Amerika Serikat di Circuit of the Americas (COTA). Meskipun gagal finis di Texas, Veda menunjukkan potensi besar di awal musim 2026.
Ia berhasil meraih posisi kelima di Moto3 Thailand dan podium ketiga di Moto3 Brasil, yang sempat menjadikannya perbincangan hangat di awal musim. Kegagalan di Amerika Serikat menjadi pelajaran berharga baginya untuk kembali lebih kuat.
“Tentu saya kecewa karena kami punya peluang bagus hari ini (finis posisi atas di Moto3 Amerika Serikat 2026). Namun, ini juga bagian dari proses belajar dan menambah pengalaman. Saya akan menjadikannya pelajaran penting dan kembali lebih kuat di Jerez,” ujar Veda Ega Pratama, dilansir dari CNN Indonesia. Pernyataan ini menunjukkan determinasi Veda untuk memperbaiki performanya.
Posisi Klasemen dan Harapan di Sirkuit Jerez
Saat ini, Veda Ega Pratama menempati peringkat ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 27 poin. Ia berada dalam persaingan ketat dengan pembalap lain seperti Adrian Fernandez dan David Almansa. Sirkuit Jerez sendiri bukanlah sirkuit yang asing bagi Veda.
Pada balapan Red Bull Rookies Cup 2025, Veda pernah finis di posisi ketiga di Sirkuit Jerez, meskipun memulai balapan dari posisi ke-15. Catatan manis tersebut menjadi modal kepercayaan diri untuk menghadapi seri Moto3 Spanyol 2026.
Balapan Moto3 Spanyol 2026 akan berlangsung di Sirkuit Jerez pada Minggu, 26 April 2026. Sesi latihan bebas dan kualifikasi dijadwalkan pada 24-25 April 2026. Seluruh rangkaian acara ini akan disiarkan langsung oleh Trans7 dan SPOTV.






