— Panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi lokasi debut dunia bagi Lepas E4 EV, SUV listrik kompak bergaya coupe yang berada di bawah naungan Chery Group melalui merek Lepas. Indonesia dipilih bukan sekadar sebagai tuan rumah peluncuran, tetapi juga menjadi pasar pertama yang diperkenalkan dengan model ini sebelum masuk ke negara lain.

Produsen menegaskan, E4 EV diposisikan sebagai hero product Lepas untuk segmen SUV listrik kompak premium yang menyasar konsumen urban dengan orientasi gaya, teknologi, dan elektrifikasi penuh. Peluncuran resmi untuk pasar Indonesia ditargetkan pada kuartal II 2026, bersamaan dengan rencana perakitan lokal.

Platform NEV, Motor 214 dk, Jarak Tempuh Klaim 500 Km

E4 EV dibangun di atas Intelligent LEX Platform, arsitektur khusus kendaraan energi baru (NEV). Spesifikasi teknis yang diperkenalkan saat debut menunjukkan:

  • Motor listrik bertenaga 160 kW (214 dk)
  • Torsi puncak 275 Nm
  • Baterai 65,05 kWh
  • Jarak tempuh klaim hingga 500 km (NEDC)
  • Dukungan fast charging hingga 200 kW

Dengan konfigurasi tersebut, E4 EV diarahkan untuk menawarkan akselerasi responsif di lalu lintas perkotaan, sekaligus efisiensi jelajah jarak jauh. Penggunaan standar NEDC menunjukkan angka klaim maksimal; angka riil pemakaian biasanya lebih rendah saat diuji dengan standar WLTP atau pemakaian harian.

Suspensi belakang sudah menggunakan multi-link, konfigurasi yang lazim ditemui di SUV kelas menengah atas untuk menjaga stabilitas saat bermanuver dan meningkatkan kenyamanan bantingan.

Desain “Leopard Aesthetics”, Tampil Beda dari SUV Listrik Kebanyakan

Secara visual, E4 EV mengusung filosofi desain “Leopard Aesthetics”. Karakternya terlihat dari:

  • Lampu depan LED menyipit bertema Predator Gaze
  • Siluet SUV coupe yang sporty
  • Velg desain Leopard Shadow
  • Lampu belakang full-width taillight memanjang

Masuk ke kabin, nuansa digital sangat dominan. Dasbor diisi layar sentuh besar sebagai pusat kendali smart cockpit, dipadukan sistem shift-by-wire yang menghilangkan tuas transmisi konvensional.

Fitur keselamatan aktif sudah mengarah ke paket ADAS, termasuk adaptive cruise control dan lane keeping assist, yang kini menjadi standar baru di segmen SUV listrik premium.

Masuk Segmen yang Sudah Ramai Pemain

Kehadiran Lepas E4 EV akan langsung berhadapan dengan sejumlah model yang sudah lebih dulu bermain di kelas SUV listrik kompak, seperti:

  • BYD Atto 3
  • MG ZS EV
  • Wuling Bingo S
  • Chery Omoda E5
  • GAC Aion Y Plus

Diferensiasi Lepas E4 EV diklaim terletak pada pendekatan desain yang lebih emosional dan karakter coupe yang jarang di segmen ini, dipadukan spesifikasi motor yang relatif besar di kelasnya.

Selain memperkenalkan produk, Lepas juga mengonfirmasi rencana perakitan lokal di Indonesia, kemungkinan dimulai dengan skema SKD (semi knocked down) sebelum menuju tingkat lokalisasi lebih tinggi.

Selama IIMS 2026, pemesanan awal (pre-book) sudah dibuka dengan tanda jadi sekitar Rp 4–5 juta.

Hingga saat ini, harga resmi belum diumumkan. Namun melihat spesifikasi baterai, fitur ADAS, dan positioning segmen, pasar memprediksi banderolnya akan berada di kisaran SUV listrik kompak premium.

Kehadiran Lepas E4 EV mempertegas tren bahwa Indonesia kini bukan hanya pasar, tetapi juga panggung peluncuran global kendaraan listrik dari pabrikan Tiongkok yang agres

Kehadiran Lepas E4 EV mempertegas tren bahwa Indonesia kini bukan hanya pasar, tetapi juga panggung peluncuran global kendaraan listrik dari pabrikan Tiongkok yang agresif berekspansi.