Detak Media — Huawei resmi meluncurkan jam tangan pintar terbaru HUAWEI Watch Fit 5 Series dalam ajang global bertajuk “Now Is Your Spark” yang digelar di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand, pada Kamis, 7 Mei 2026. Peluncuran ini menjadi langkah lanjutan setelah debut perdana seri tersebut di pasar Tiongkok pada April 2026.
Seri terbaru ini hadir dalam dua model, yakni Watch Fit 5 (reguler) dan Watch Fit 5 Pro, dengan fokus utama pada peningkatan fitur kesehatan, desain yang lebih premium, serta efisiensi daya yang lebih baik. Salah satu sorotan utama adalah fitur studi risiko diabetes berbasis analisis data fisiologis jangka pendek, yang diklaim menjadi langkah baru Huawei dalam teknologi wearable health monitoring.
Huawei tetap mempertahankan desain kotak ikonik pada Watch Fit Series, namun memberikan peningkatan signifikan pada material dan kualitas layar.
Watch Fit 5 Pro
Varian tertinggi ini dibekali layar AMOLED fleksibel LTPO 1,92 inci dengan bezel ultra-tipis 1,8 mm dan rasio layar-ke-bodi mencapai 83 persen. Layarnya dilindungi kaca safir 2.5D, sementara bezel menggunakan material titanium untuk ketahanan ekstra.
Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.000 nits, membuatnya tetap jelas digunakan di bawah sinar matahari. Bobot perangkat ini sekitar 30,4 gram tanpa tali.
Watch Fit 5 (Reguler)
Model reguler hadir dengan layar AMOLED 1,82 inci, tingkat kecerahan hingga 2.500 nits, bobot sekitar 27 gram, serta ketebalan 9,5 mm. Huawei juga menggunakan material tali ramah lingkungan yang dirancang lebih nyaman untuk penggunaan harian.
Kedua model dibekali baterai 417 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 hari untuk penggunaan ringan dan sekitar 7 hari untuk penggunaan normal. Keduanya juga mendukung pengisian daya nirkabel, dengan versi Pro dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 60 menit.
Fitur Unggulan: Studi Risiko Diabetes
Fitur paling menonjol pada Watch Fit 5 Pro adalah studi risiko diabetes non-invasif, yang memanfaatkan data dari sensor photoplethysmography (PPG) dan berbagai sensor lainnya.
Data dikumpulkan selama 3 hingga 14 hari untuk menganalisis tren sinyal kardiovaskular dan biomarker terkait. Hasilnya akan mengelompokkan pengguna ke dalam kategori risiko rendah, sedang, atau tinggi.
Huawei menegaskan bahwa fitur ini bukan alat diagnosis medis, melainkan sistem skrining awal untuk meningkatkan kesadaran kesehatan. Pengguna dengan risiko sedang atau tinggi disarankan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes glukosa puasa atau HbA1c di fasilitas kesehatan.
Selain itu, perangkat ini juga membawa rangkaian fitur kesehatan lain, seperti:
- Pemantauan detak jantung berbasis 6 LED + 6 PPG
- Sensor suhu tubuh
- Analisis aritmia
- EKG (electrocardiogram)
- Pemantauan kekakuan arteri
- Deteksi gangguan tidur
- Pelacakan kesehatan emosional
Harga dan Ketersediaan Global
HUAWEI Watch Fit 5 Series mulai tersedia secara global sejak 7 Mei 2026 melalui Huawei Store.
Di pasar Tiongkok, harga perangkat ditetapkan sebagai berikut:
- Huawei Watch Fit 5: 1.099 yuan (sekitar Rp2,7 juta)
- Huawei Watch Fit 5 Pro: 2.099 yuan (sekitar Rp5,3 juta)
Sementara untuk pasar global:
- Huawei Watch Fit 5: 199 euro (sekitar Rp3,4 juta)
- Huawei Watch Fit 5 Pro: 299 euro (sekitar Rp5,2 juta)
Di Indonesia, perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia pada 12 Mei 2026, dengan beberapa platform e-commerce telah mencantumkan estimasi harga sekitar:
- Huawei Watch Fit 5: Rp2.771.000
- Huawei Watch Fit 5 Pro: Rp4.990.400
Dengan peluncuran Watch Fit 5 Series, Huawei semakin memperkuat posisinya di pasar perangkat wearable global yang kini makin kompetitif, terutama di segmen kesehatan digital. Integrasi fitur berbasis AI dan sensor kesehatan menjadi strategi utama perusahaan untuk mendorong transformasi dari sekadar smartwatch menjadi perangkat pemantauan kesehatan personal yang lebih komprehensif.
Ikuti Detak Media
