Detak.Media — Film reboot terbaru Resident Evil arahan Zach Cregger dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September 2026. Mengusung cerita orisinal yang tetap berpijak pada akar survival horror gimnya, film ini membawa penonton menyusuri satu malam paling kacau saat wabah mematikan melanda Raccoon City.
Naskah ditulis Cregger bersama Shay Hatten. Alih-alih mengadaptasi ulang kisah karakter ikonik, film ini memperkenalkan sudut pandang baru melalui Bryan, seorang kurir medis yang tanpa sengaja terseret ke pusat bencana biologis. Peran Bryan dimainkan Austin Abrams.
Cerita Paralel di Tengah Wabah
Latar waktu film berada di periode wabah yang juga dikenal penggemar lewat Resident Evil 2. Namun, alur ceritanya tidak mengikuti Leon S. Kennedy atau Claire Redfield. Cregger memilih menghadirkan kisah paralel di sisi kota yang berbeda, memperlihatkan bagaimana warga “biasa” berjuang bertahan hidup ketika kota runtuh oleh infeksi.
Pendekatan ini memberi ruang eksplorasi baru tanpa mengulang narasi gim, sekaligus menghadirkan pengalaman segar bagi penonton yang belum familiar dengan semesta Resident Evil.
Cregger, yang dikenal lewat film horor Barbarian, menegaskan fokus utamanya adalah menghadirkan kembali rasa tegang khas survival horror. Ia terinspirasi langsung dari pengalaman bermain Resident Evil 4 dan seri klasik lainnya dari Capcom.
Elemen seperti keterbatasan amunisi, pengelolaan sumber daya, lorong gelap, serta ancaman makhluk mutan hasil eksperimen virus menjadi fondasi utama atmosfer film. Cregger juga menyebut film ini bukan sekadar “film zombie”, melainkan horor biologis dengan variasi makhluk yang lebih mengerikan.
Produksi Besar dengan Deretan Pemeran Pendukung
Proyek ini diproduksi oleh Constantin Film bersama PlayStation Productions dan Vertigo Entertainment, serta didistribusikan Columbia Pictures.
Syuting dimulai pada Oktober 2025 di Praha. Selain Austin Abrams, film ini turut dibintangi Zach Cherry, Kali Reis, dan Paul Walter Hauser.
Dengan anggaran produksi mencapai US$80 juta (sekitar Rp1,24 triliun), film ini menjadi salah satu adaptasi Resident Evil dengan skala terbesar sekaligus pendekatan paling berbeda dari film-film sebelumnya.
Antusiasme Meningkat Usai Teaser Rilis
Teaser trailer yang dirilis pada 30 April 2026 memicu antusiasme penggemar. Banyak yang menilai tone visual, pencahayaan, dan nuansanya jauh lebih mendekati atmosfer gim ketimbang adaptasi layar lebar sebelumnya.
Jika visi Cregger terealisasi utuh, film ini berpotensi menjadi adaptasi Resident Evil yang akhirnya mampu menjembatani ekspektasi penggemar gim dan penikmat film horor.
Ikuti Detak.Media
