Langkah Berani Toho, Godzilla Minus Zero Pilih New York yang Selama Ini Dihindari MonsterVerse
Film terbaru Godzilla Minus Zero menghadirkan pendekatan berbeda dalam waralaba Godzilla. Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, film produksi Jepang berani menjadikan New York sebagai salah satu latar utama—sebuah langkah yang bahkan belum dilakukan oleh semesta MonsterVerse.
Keputusan ini langsung menarik perhatian penggemar, mengingat kota tersebut memiliki status ikonik sekaligus simbol kehancuran dalam film-film monster, namun justru jarang disentuh oleh Godzilla versi modern.
Toho Ambil Arah Baru di Luar Jepang
Sutradara Takashi Yamazaki membawa visi berbeda dalam proyek ini. Tidak hanya dari sisi cerita, tetapi juga lokasi produksi. Film ini diketahui menjalani proses syuting di luar Jepang, menjadikannya salah satu film Godzilla berbahasa Jepang pertama dalam 20 tahun terakhir yang mengambil langkah tersebut.
Langkah ini memperluas cakupan cerita yang selama ini identik dengan Jepang sebagai pusat kehancuran. Sebelumnya, film Godzilla Minus One sukses besar dengan latar Jepang pasca-Perang Dunia II, bahkan mencetak rekor sebagai film Godzilla Jepang terlaris dan meraih penghargaan Oscar.
Dengan membawa Godzilla ke New York, Toho mencoba menghadirkan perspektif baru sekaligus memperluas daya tarik global.
New York, Wilayah yang “Dihindari” MonsterVerse
Berbanding terbalik dengan langkah Toho, semesta MonsterVerse yang dikembangkan Warner Bros. dan Legendary Pictures justru belum pernah menjadikan New York sebagai pusat cerita utama.
Sejak dimulai lewat Godzilla (2014), berbagai film dalam semesta ini memilih lokasi lain untuk menampilkan skala kehancuran besar. San Francisco, Skull Island, Boston, Hong Kong, hingga Mesir dan Italia menjadi panggung utama dalam film-film seperti Kong: Skull Island, Godzilla: King of the Monsters, Godzilla vs. Kong, dan Godzilla x Kong: The New Empire.
Meski beberapa referensi terhadap New York pernah muncul, kota tersebut belum pernah menjadi lokasi utama dalam alur cerita MonsterVerse.
Lokasi Langka dalam Sejarah Godzilla
Dalam sejarah panjang Film Godzilla yang telah berlangsung lebih dari 70 tahun, New York memang bukan latar yang sering digunakan. Salah satu kemunculan awal terjadi dalam Destroy All Monsters, di mana Godzilla sempat muncul di wilayah pelabuhan kota tersebut.
Film Godzilla (1998) karya Roland Emmerich juga sepenuhnya berlatar di New York. Namun, versi tersebut kemudian dikategorikan berbeda oleh Toho dan tidak dianggap sebagai representasi utama Godzilla.
Karena itu, keputusan menghadirkan New York dalam Godzilla Minus Zero menjadi momen langka sekaligus signifikan dalam evolusi franchise.
MonsterVerse Masih Berpeluang Menyusul
Meski tertinggal dalam hal ini, MonsterVerse masih memiliki ruang untuk mengeksplorasi New York di masa depan. Serial Monarch: Legacy of Monsters terus memperluas cerita, sementara film Godzilla x Kong: Supernova dijadwalkan rilis pada 26 Maret 2027.
Dengan perkembangan tersebut, bukan tidak mungkin New York akan menjadi lokasi berikutnya dalam semesta MonsterVerse. Namun untuk saat ini, Toho melalui Godzilla Minus Zero menjadi pihak yang lebih dulu mengambil langkah berani tersebut.