Detak Media — Pasar mobil listrik murah di Indonesia berpotensi mengalami pergeseran signifikan. Chery QQ3 EV, kendaraan listrik mungil yang baru saja diluncurkan di Tiongkok pada akhir Maret 2026, hadir dengan kombinasi harga menarik dan jarak tempuh impresif yang diklaim mampu mencapai 420 kilometer (standar CLTC).
Kehadirannya disebut-sebut membuat kompetitor seperti BYD Atto 1 dan Geely EX2 patut waspada, terutama jika Chery memutuskan untuk memboyong model ini ke pasar Tanah Air dengan banderol yang kompetitif.
Chery QQ3 EV, penerus dari seri QQ yang legendaris, menawarkan empat varian dengan harga mulai dari sekitar Rp130 jutaan hingga Rp175 jutaan.
Model ini dibekali pilihan baterai LFP berkapasitas 29,48 kWh dan 41,28 kWh, menghasilkan jarak tempuh 310 km atau 420 km. Performa juga tidak bisa diremehkan, dengan pilihan motor listrik berpenggerak roda belakang (RWD) bertenaga 58 kW (79 PS) atau 90 kW (122 PS).
Kemampuan pengisian daya cepatnya pun patut diacungi jempol, mampu mengisi daya dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 16,5 menit. Tak ketinggalan, interiornya dilengkapi layar tengah 15,6 inci, panel instrumen 8,8 inci, dan berbagai fitur modern seperti ambient light serta wireless charging 50W.
Di pasar Indonesia, BYD Atto 1 telah lebih dulu hadir sejak Juli 2025 dengan dua varian, Dynamic dan Premium. Model ini menawarkan jarak tempuh hingga 380 km (standar NEDC) dengan harga mulai dari Rp199 jutaan hingga Rp235 jutaan, bahkan beberapa dealer menampilkan harga di kisaran Rp289 jutaan.
Sementara itu, Geely EX2 diluncurkan pada Januari 2026 dengan harga promo mulai Rp229,9 juta untuk 2.000 pemesan pertama, dan harga normalnya kini berada di kisaran Rp255 juta hingga Rp285 juta. Geely EX2 menawarkan jarak tempuh hingga 410 km dengan motor listrik bertenaga sekitar 85 kW.
Kematangan pasar mobil listrik di Indonesia tampaknya menjadi magnet bagi para produsen otomotif global. Peluncuran Chery QQ3 EV di Tiongkok disambut antusias dengan lebih dari 56.000 unit dipesan tak lama setelah peluncuran.
Kehadirannya di Bangkok International Motor Show 2026 semakin memperkuat sinyal ekspansi Chery di kawasan Asia Tenggara. Jika Chery QQ3 EV masuk Indonesia dengan harga di bawah Rp250 juta, seperti yang banyak diperbincangkan di berbagai platform diskusi otomotif, hal ini berpotensi menggeser peta persaingan segmen mobil listrik terjangkau secara drastis.
Banyak konsumen melihat QQ3 EV sebagai pilihan yang sangat menarik karena nilai yang ditawarkan, meskipun perbandingan fitur dan aftersales dengan BYD Atto 1 serta Geely EX2 tetap menjadi pertimbangan penting. Persaingan di segmen ini diprediksi akan semakin memanas seiring dengan hadirnya model-model baru yang menawarkan teknologi terkini dengan harga yang semakin terjangkau.
Ikuti Detak Media
