Detak Media — PT Geo Dipa Energi (Persero) resmi menggandeng SAP untuk mempercepat transformasi digital perusahaan melalui penerapan SAP Cloud ERP lewat program RISE with SAP.
Manajemen menyatakan langkah ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan aset, menyederhanakan rantai pasok, serta menstandarkan proses operasional dengan model berbasis cloud yang lebih skalabel.
Tujuan Transformasi
Yudistian Yunis, Presiden Direktur PT Geo Dipa Energi, mengatakan transformasi bukan sekadar mengadopsi teknologi, melainkan cara menjalankan operasional lebih cerdas agar energi panas bumi dapat disalurkan secara lebih efisien dan andal bagi Indonesia.
Geo Dipa mengoperasikan pembangkit panas bumi di Dieng dan Patuha dengan kapasitas terpasang sekitar 120 MW serta potensi sumber daya lebih dari 800 MW.
Penerapan Sistem dan Manfaat
Perusahaan menargetkan modernisasi sistem legacy, penyederhanaan proses bisnis, dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data secara real-time melalui solusi ERP cloud ini.
Sianto Wongjoyo, Managing Director SAP Indonesia, menyatakan fondasi digital modern menjadi penting ketika organisasi energi menghadapi lingkungan operasional yang kompleks. Dengan integrasi data, AI, dan otomatisasi, perusahaan dapat bergerak menuju autonomous enterprise untuk operasi yang lebih adaptif dan cerdas.
Implementasi End-to-End
Implementasi SAP Cloud ERP dilaksanakan bersama PT Soltius Indonesia, mitra platinum SAP, yang menangani integrasi proses bisnis inti secara end-to-end ke dalam satu platform cloud terpadu.
Proses transformasi ini diklaim selesai dalam waktu empat bulan. Bernardy Suhendra, Presiden Direktur PT Soltius Indonesia, mengatakan peran pihaknya adalah memastikan perubahan tersebut memberi nilai riil terhadap cara perusahaan menjalankan operasional sehari-hari.
Ikuti Detak Media
