— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,0 mengguncang wilayah selatan Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 09:17:04 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan ini berpusat di darat dengan kedalaman 13 kilometer. Meskipun tidak berpotensi tsunami, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meneruskan informasi ini.

Menurut data BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 3.67 Lintang Selatan dan 135.41 Bujur Timur. Lokasi ini secara spesifik berada sekitar 36 kilometer di selatan kota Nabire. Gempa dengan kedalaman dangkal 13 kilometer tersebut menunjukkan aktivitas sesar di daratan wilayah Papua Tengah.

Guncangan gempa ini dirasakan di wilayah Nabire dengan skala intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada skala tersebut, getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang tergantung bergoyang, dan dapat membuat orang terbangun dari tidur. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan akibat gempa.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi tsunami dan hanya bersifat sebagai imbauan untuk diteruskan kepada masyarakat luas. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta memastikan informasi gempa berasal dari sumber resmi BMKG. Selain itu, warga di wilayah terdampak disarankan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan.