Detak Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,8 mengguncang wilayah darat 20 kilometer barat laut Tanggamus, Provinsi Lampung, pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 17:32:23 WIB. Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki kedalaman dangkal 9 kilometer. Getaran gempa dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah sekitar.
BMKG merinci bahwa pusat gempa bumi tersebut berada pada koordinat 5.32 Lintang Selatan dan 104.60 Bujur Timur. Lokasi episentrum yang berada di darat mengindikasikan bahwa getaran gempa ini kemungkinan berasal dari aktivitas sesar lokal di wilayah tersebut. Kedalaman gempa yang dangkal, hanya 9 kilometer di bawah permukaan tanah, turut berkontribusi pada potensi getaran yang dapat dirasakan di permukaan oleh warga.
Getaran gempa ini dirasakan di beberapa wilayah di Provinsi Lampung dengan intensitas yang bervariasi. Menurut rilis resmi BMKG, gempa dirasakan pada skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) di Tanggamus dan Ulu Belu. Pada skala intensitas II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung mungkin bergoyang. Sementara pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk lewat.
Menanggapi kejadian ini, BMKG menyatakan bahwa gempa bumi tersebut merupakan informasi yang perlu diteruskan kepada masyarakat sebagai bagian dari edukasi kebencanaan dan kewaspadaan dini. Mengingat magnitudo yang relatif kecil dan kedalaman yang dangkal, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa. Selain itu, warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, meskipun kecil, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Ikuti Detak Media
