— Perusahaan modifikasi mobil mewah asal Jerman, Brabus, bersama produsen sepeda motor Prancis, DAB Motors, resmi memperkenalkan motor listrik edisi terbatas “Urban E First Edition” di ajang Milan Design Week 2026. Kendaraan roda dua ini langsung menarik perhatian publik berkat desainnya yang futuristik dan nyentrik, memadukan estetika siberpunk dengan performa tinggi yang diklaim ideal untuk mobilitas perkotaan. Namun, dengan label harga mulai dari Rp552 juta hingga Rp820 juta, motor ini jelas diposisikan sebagai barang koleksi prestisius, bukan sekadar alat transportasi sehari-hari.

Peluncuran ini menandai ekspansi Brabus, yang selama ini dikenal dengan modifikasi mobil mewah bertenaga tinggi, ke segmen kendaraan listrik roda dua. Kolaborasi dengan DAB Motors, produsen motor listrik asal Prancis, menghasilkan tiga model yang dikembangkan dari platform DAB 1α, yakni DAB 1α Brabus, Brabus Urban E, dan Brabus Urban E First Edition. Ketiga model ini dirancang untuk menunjang mobilitas di perkotaan, namun Urban E First Edition hadir dengan kuota produksi yang sangat terbatas.

Hanya 40 unit Brabus Urban E First Edition yang akan diproduksi secara global, dengan masing-masing 10 unit untuk empat pilihan warna eksklusif: Fusion Red, Peetch, Superviolet, dan Desert Sand. Keistimewaan desain motor ini digambarkan memiliki kehadiran futuristik yang kuat, dengan garis-garis tajam, bodi minimalis, dan bentuk terpahat yang bahkan disebut-sebut mengingatkan pada sepeda motor ikonik dari film animasi Jepang “Akira”.

Dari segi performa, Brabus Urban E First Edition ditenagai oleh baterai lithium-ion 7,1 kWh yang diklaim mampu memberikan jangkauan hingga 150 km untuk penggunaan perkotaan. Motor ini mampu mencapai kecepatan tertinggi sekitar 120 km/jam, dengan peningkatan tenaga dan torsi dari model standar, menghasilkan 37 tenaga kuda dan torsi 475 Nm. Pengisian daya dari 20% hingga 100% diperkirakan memakan waktu sekitar 3 jam menggunakan stopkontak rumah tangga standar.

Fitur-fitur canggih turut disematkan, termasuk detail serat karbon, jok Alcantara, ventilasi pendingin mesin, lampu LED daytime running vertikal, setang bergaya supermoto, pengapian tanpa kunci, serta beberapa mode berkendara seperti Eco, Street, Sport, Nitrous, dan Reverse. Suspensi yang dapat disetel dan rem performa tinggi dari Brembo melengkapi paket premium ini.

Meskipun Brabus menekankan kualitas material dan desain eksklusif, termasuk “kursi pengendara Brabus Masterpiece” yang disempurnakan dengan kulit premium, harga yang ditawarkan menjadi poin perdebatan. Sebagian pengamat berpendapat bahwa dengan banderol yang sangat tinggi, motor listrik ini lebih ditujukan bagi kolektor yang menghargai desain eksklusif dan prestise merek Brabus, ketimbang pengguna yang mencari efektivitas transportasi harian. Dibandingkan dengan tren motor listrik pada umumnya yang banyak berupaya menawarkan harga kompetitif untuk adopsi massal, Brabus justru menargetkan segmen ultra-premium.

Pengiriman unit Brabus Urban E First Edition dan model lainnya dijadwalkan akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2026.