Detak.Media — Pemerintah memastikan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia akan segera dibuka. Kebutuhan yang disiapkan mencapai 380 formasi, dengan prioritas utama lulusan SMA/sederajat untuk mengisi posisi teknis operasional di lapangan.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, yang menegaskan bahwa kebutuhan SDM di unit Bea Cukai sudah mendesak dan rekrutmen sempat tertunda beberapa bulan.
“Kita sudah lama bilang buka 380 di Bea Cukai untuk lulusan SMA. Karena saya perlu orang juga yang level teknis di lapangan,” ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Fokus pada Tenaga Teknis Lapangan
Menurut Purbaya, formasi ini bukan untuk kebutuhan administratif di kantor pusat, melainkan personel operasional yang akan ditempatkan di pelabuhan, bandara, kawasan perbatasan, serta titik-titik pengawasan kepabeanan di seluruh Indonesia.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan pegawai level teknis menjadi prioritas, mengingat peran Bea Cukai sangat vital dalam:
- Pengawasan arus barang ekspor-impor
- Pencegahan penyelundupan
- Penegakan hukum kepabeanan dan cukai
- Pelayanan kepabeanan di pintu masuk negara
Pendaftaran Diperkirakan Mulai Mei 2026
Purbaya mengindikasikan pendaftaran akan dibuka Mei 2026, setelah proses administrasi lintas kementerian diselesaikan. Rekrutmen ini menjadi bagian dari pengadaan CASN 2026 yang secara kebijakan berada di bawah koordinasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Menteri PANRB Rini Widyantini sebelumnya menyebut kebutuhan ASN nasional tahun 2026 secara indikatif mencapai sekitar 160 ribu formasi, mencakup kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Syarat Dokumen yang Perlu Disiapkan
Calon pelamar diminta mulai menyiapkan dokumen dasar yang lazim dipersyaratkan dalam seleksi CPNS, antara lain:
- KTP elektronik
- Kartu Keluarga
- Ijazah dan transkrip nilai
- Pas foto terbaru
- Surat pernyataan
- Dokumen pendukung lain (jika ada)
Seluruh proses pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui portal resmi Badan Kepegawaian Negara di sistem SSCASN.
Bagian dari Kebutuhan ASN Nasional 2026
Di daerah, sejumlah pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga mulai mengusulkan kebutuhan formasi. Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno pada 2 Mei 2026 menyebut usulan formasi daerah masih bersifat dinamis, dengan dominasi kebutuhan pada tenaga kesehatan.
Namun berbeda dengan kebutuhan daerah, formasi Bea Cukai ini bersifat spesifik dan mendesak, karena menyangkut fungsi pengawasan negara yang langsung berdampak pada penerimaan dan keamanan.
Peserta yang lolos seleksi nantinya berpotensi ditempatkan di berbagai wilayah strategis Indonesia, termasuk:
- Pelabuhan internasional
- Bandara internasional
- Pos lintas batas negara
- Kawasan industri dan perdagangan bebas
- Kantor pelayanan Bea Cukai di daerah
Hal ini sejalan dengan karakter tugas DJBC yang tersebar di titik-titik vital pergerakan barang.
Dengan dibukanya peluang ini, lulusan SMA/sederajat memiliki kesempatan besar untuk bergabung sebagai aparatur negara di institusi strategis dengan jenjang karier yang jelas di lingkungan Kementerian Keuangan.
Ikuti Detak.Media
