Detak.Media — Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada 2 Mei, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia mulai menyiapkan rangkaian upacara dan kegiatan edukatif. Selain pengibaran bendera, pengumandangan lagu wajib nasional dan lagu bertema pendidikan menjadi bagian penting untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus penghargaan terhadap peran guru.
Hardiknas diperingati setiap 2 Mei bertepatan dengan hari lahir Ki Hadjar Dewantara, pelopor pendidikan nasional sekaligus pendiri Taman Siswa. Karena itu, pemilihan lagu dalam upacara Hardiknas tidak lepas dari nilai perjuangan, pendidikan, dan cinta tanah air.
Berikut daftar lagu nasional yang lazim dinyanyikan saat Hardiknas, lengkap dengan lirik resminya.
Indonesia Raya — Wage Rudolf Supratman
Sebagai lagu kebangsaan ciptaan Wage Rudolf Supratman, “Indonesia Raya” wajib dikumandangkan dalam setiap upacara resmi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Lagu ini menjadi simbol persatuan dan kedaulatan bangsa.
Lirik:
Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.
Di sanalah aku berdiri, jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku.
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu.
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku,
Bangsaku, rakyatku semuanya.
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Tanahku, negeriku yang kucinta.
Indonesia Raya, merdeka, merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Hymne Guru — Sartono
“Hymne Guru” diciptakan oleh Sartono dan menjadi lagu penghormatan kepada para pendidik. Lagu ini hampir selalu dinyanyikan saat Hardiknas maupun Hari Guru Nasional.
Lirik (versi populer yang umum dinyanyikan di sekolah):
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup
Dalam sanubariku
Semua baktimu akan ku ukir
Di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa pembangun insan cendekia
Terima Kasih Guruku — Sri Widodo
Lagu anak bertema pendidikan ini diciptakan oleh Sri Widodo dan sering dinyanyikan siswa sebagai ungkapan terima kasih kepada guru.
Lirik:
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang luhur
Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan
Untuk bekalku nanti
Setiap hari ku dibimbingnya
Agar tumbuhlah bakatku
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
Terima kasih ku ucapkan…
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang luhur
Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan
Untuk bekalku nanti
Setiap hari ku dibimbingnya
Agar tumbuhlah bakatku
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
Terima kasih ku ucapkan
Satu Nusa Satu Bangsa — Liberty Manik
Lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” diciptakan oleh Liberty Manik dan menjadi salah satu lagu nasional yang kuat dalam pesan persatuan Indonesia. Lagu ini lahir dari semangat kebangsaan pasca kemerdekaan, menegaskan bahwa meskipun Indonesia terdiri dari beragam suku, bahasa, dan budaya, seluruh rakyat tetap berada dalam satu kesatuan bangsa.
Dalam konteks Hardiknas, lagu ini sering dipilih untuk mengingatkan bahwa pendidikan juga berperan penting dalam menjaga persatuan nasional melalui pembentukan karakter dan rasa cinta tanah air sejak dini.
Lirik:
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk s’lama-lamanya
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air pasti jaya
Untuk selama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa
Kita bela bersama
Satu nusa, satu bangsa
Satu bahasa kita
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa, bangsa, dan bahasa
Kita bela bersama
Kita bela bersama
Bagimu Negeri — R. Kusbini
Diciptakan oleh R. Kusbini, lagu ini menegaskan komitmen pengabdian warga negara kepada tanah air. Pesannya relevan dengan semangat pendidikan: belajar dan mengabdi demi bangsa.
Lirik:
Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami.
Pengumandangan lagu-lagu nasional dalam Hardiknas bukan sekadar pelengkap seremonial. Lirik-liriknya mengandung nilai sejarah, perjuangan, dan pendidikan karakter yang selaras dengan semangat pemikiran Ki Hadjar Dewantara: memerdekakan manusia melalui pendidikan. Dengan menyanyikannya bersama, siswa dan guru diingatkan kembali bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa.
Ikuti Detak.Media
