Chery QQ3 EV Dikabarkan Siap Meluncur di Indonesia Tahun 2026, Tawarkan Jarak Tempuh 420 Km
Chery dikabarkan bersiap melakukan ekspansi besar di pasar otomotif Indonesia dengan rencana meluncurkan model mobil listrik terbarunya, Chery QQ3 EV, mulai tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Chery untuk memperkuat posisinya di pasar nasional yang semakin ramai, didukung oleh rencana pembangunan pabrik perakitan mandiri dan perluasan jaringan penjualan.
Chery QQ3 EV sendiri telah diluncurkan di Tiongkok pada 31 Maret 2026 dengan sambutan pasar yang positif, terbukti dari lebih dari 56.000 unit pesanan yang diterima dalam waktu singkat setelah peluncuran.
Kehadiran Chery QQ3 EV di Indonesia diproyeksikan akan mengguncang segmen mobil listrik kompak berkat penawaran harga yang kompetitif, fitur-fitur modern, serta jarak tempuh yang memadai untuk mobilitas perkotaan.
Model ini akan bersaing langsung dengan pemain yang sudah ada maupun pendatang baru di segmen kendaraan listrik entry-level, menawarkan alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan banyak mobil listrik yang saat ini beredar di pasar Indonesia.
Strategi Ekspansi Chery di Indonesia
Rencana ekspansi Chery di Indonesia mencakup beberapa pilar utama. Pertama, perluasan jaringan penjualan dan layanan purnajual untuk memastikan ketersediaan produk dan dukungan servis yang memadai bagi konsumen di berbagai daerah. Jaringan yang kuat dianggap sebagai pembeda krusial dalam pasar otomotif yang kompetitif.
Kedua, Chery menargetkan untuk membangun fasilitas perakitan sendiri di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada fasilitas perakitan pihak ketiga dan meningkatkan efisiensi produksi serta distribusi. Pembangunan pabrik mandiri ini diharapkan dapat mempercepat pengiriman unit ke konsumen, mengurangi masa inden, dan mempermudah peluncuran model-model baru di masa mendatang.
Ketiga, Chery berencana untuk memperkaya portofolio produknya, tidak hanya melalui lini SUV yang sudah ada, tetapi juga melalui sub-brand seperti Jaecoo, Jetour, Lepas, dan iCar. Kehadiran model-model baru dari berbagai sub-brand ini menunjukkan ambisi Chery untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas dan menawarkan pilihan teknologi yang beragam, termasuk kendaraan listrik murni (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Chery QQ3 EV: Spesifikasi dan Daya Tarik

Chery QQ3 EV hadir dengan desain yang modern dan ringkas, mengusung bahasa desain “square within round” dengan sentuhan futuristik. Eksteriornya menampilkan lampu depan dan belakang berbentuk oval, handle pintu semi-hidden, serta dimensi yang kompak namun menjanjikan ruang kabin yang memadai untuk lima penumpang. Mobil ini memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.573 mm, dengan jarak sumbu roda 2.700 mm.
Di sektor performa, Chery QQ3 EV menawarkan dua pilihan motor listrik penggerak roda belakang, yaitu varian 58 kW (77 hp) dengan torsi 90 Nm, dan varian 90 kW (120 hp) dengan torsi 115 Nm. Tersedia dua pilihan kapasitas baterai lithium iron phosphate (LFP), yaitu 29,48 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 310 km (CLTC), dan 41,28 kWh yang menawarkan jarak tempuh hingga 420 km (CLTC). Fitur pengisian cepat memungkinkan baterai terisi dari 30% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 16,5 menit.
Interior Chery QQ3 EV dirancang dengan fokus pada teknologi dan kenyamanan. Mobil ini dilengkapi dengan headunit layar sentuh 15,6 inci beresolusi 2.5K yang ditenagai oleh chip Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem infotainment ini terintegrasi dengan asisten AI Lingxi dan mendukung berbagai konektivitas seperti Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Carlink. Fitur-fitur lain yang disematkan meliputi pencahayaan interior dinamis, pengisian daya nirkabel untuk smartphone, sistem kontrol suara canggih, serta fitur bantuan pengemudi Falcon 500 yang mendukung parkir otomatis dan navigasi di jalan perkotaan.
Harga Kompetitif dan Proyeksi Pasar
Di pasar Tiongkok, Chery QQ3 EV ditawarkan dengan rentang harga mulai dari 58.900 hingga 78.900 yuan (sekitar Rp145 juta hingga Rp195 juta). Harga yang sangat kompetitif ini diposisikan untuk menantang model-model mobil listrik kompak lainnya seperti Geely EX2 dan BYD Seagull (Atto 1).
Jika harga ini diadopsi di Indonesia, Chery QQ3 EV berpotensi menjadi pilihan yang sangat menarik, mengingat mayoritas mobil listrik yang ada saat ini masih berada di kisaran harga Rp300 jutaan ke atas.
Dengan rencana pembangunan pabrik lokal dan perluasan jaringan distribusi, Chery optimis dapat menghadirkan QQ3 EV ke pasar Indonesia pada tahun 2026. Kehadiran model ini diharapkan dapat memperkuat lini elektrifikasi Chery di Indonesia, sejalan dengan tren pergeseran pasar menuju kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Chery sendiri telah menunjukkan komitmennya terhadap pasar Indonesia melalui peluncuran model-model sebelumnya seperti OMODA E5, yang bahkan menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia pada semester pertama 2024.
Ekspansi agresif ini didukung oleh target investasi Chery yang signifikan di Indonesia, dengan komitmen lebih dari Rp5,2 triliun hingga tahun 2030 untuk pengembangan kapasitas produksi dan penguatan posisi di pasar kendaraan listrik.