— Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, kawasan Monumen Nasional (Monas) diperkirakan menjadi pusat konsentrasi massa buruh dari berbagai wilayah Jabodetabek. Ribuan peserta aksi diprediksi mulai memadati area sejak pagi hingga siang hari, sehingga potensi kepadatan lalu lintas di sekitar pusat kota Jakarta meningkat signifikan.

Di tengah kondisi tersebut, layanan transportasi publik Transjakarta menjadi salah satu opsi utama mobilitas masyarakat. Hingga Jumat pagi, belum ada pengumuman resmi terkait perubahan atau pengalihan rute khusus May Day 2026. Namun, sejumlah koridor reguler tetap menjadi akses utama menuju kawasan Monas dan sekitarnya.

Awas Macet! Ini Dua Titik Aksi Buruh di Jakarta dan Imbauan Polisi

Koridor Utama: Blok M – Kota Tetap Jadi Jalur Andalan

Koridor 1 rute Blok M–Kota menjadi jalur paling strategis karena melewati pusat Jakarta dan memiliki halte langsung di kawasan Monas. Penumpang dapat turun di Halte Monas atau Halte Bank Indonesia, yang hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki ke titik aksi.

Koridor ini diperkirakan menjadi yang paling padat karena menghubungkan Jakarta Selatan hingga Jakarta Utara melalui pusat pemerintahan ibu kota.

Transit di Harmoni Jadi Kunci Akses dari Barat dan Utara

Bagi pengguna dari Jakarta Barat dan sekitarnya, Koridor 2 (Pulogadung–Harmoni) dan Koridor 3 (Kalideres–Pasar Baru) tetap dapat digunakan dengan sistem transit di Halte Harmoni.

Dari titik tersebut, penumpang bisa melanjutkan perjalanan menggunakan Koridor 1 menuju Monas. Halte Harmoni sendiri dikenal sebagai salah satu simpul transit terbesar Transjakarta yang menghubungkan banyak arah perjalanan di Jakarta.

Rute Non-BRT dan Akses Dekat Lokasi Aksi

Selain koridor utama, rute non-BRT seperti 1A (PIK–Balai Kota) juga menjadi alternatif penting. Rute ini berakhir di kawasan Balai Kota Jakarta yang berada sangat dekat dengan Monas, sehingga cukup ditempuh dengan berjalan kaki.

Sementara itu, rute 6A (Ragunan–Monas via Kuningan) dan 6B (Ragunan–Monas via Semanggi) juga langsung menuju Halte Monas tanpa perlu transit tambahan, menjadikannya opsi ideal bagi warga Jakarta Selatan.

Rute gratis GR1 (Bundaran HI–Balai Kota) juga dapat dimanfaatkan, terutama bagi penumpang yang terhubung dengan MRT atau turun di kawasan Bundaran HI sebelum melanjutkan perjalanan singkat menuju Monas.

Potensi Pengalihan Rute Saat Aksi Massal

Meski rute reguler masih dapat digunakan, Transjakarta menegaskan bahwa pengalihan layanan sangat mungkin terjadi mengikuti dinamika di lapangan, terutama jika terjadi penutupan jalan di sekitar Monas.

Pada momen aksi besar seperti May Day, halte-halte yang berdekatan langsung dengan titik konsentrasi massa biasanya menjadi area yang paling berpotensi mengalami penyesuaian layanan, baik berupa perubahan rute, skip halte, maupun pengalihan sementara.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui kanal Transjakarta dan aplikasi TIJE untuk pembaruan real-time.

Dengan meningkatnya mobilitas dan potensi kepadatan di pusat kota, pengguna transportasi publik disarankan untuk berangkat lebih awal, memilih rute alternatif, serta menyiapkan skenario perjalanan cadangan.

Halte TransJakarta Manggarai Tutup Sementara Mulai 2 Mei Akibat Proyek LRT Fase 1B

Peringatan May Day 2026 diperkirakan akan berlangsung sepanjang hari di kawasan Monas, sehingga arus penumpang Transjakarta diprediksi tetap tinggi hingga sore hari.