Detak.Media — Halte Manggarai milik TransJakarta akan dinonaktifkan sementara mulai Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 05.00 WIB. Penutupan ini dilakukan sebagai dampak langsung kelanjutan konstruksi proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai yang melintasi kawasan tersebut.
Penonaktifan halte ini berdampak pada sejumlah layanan TransJakarta yang selama ini menjadikan Halte Manggarai sebagai titik naik-turun penumpang. Operator telah menyiapkan penyesuaian rute dan pola layanan guna menjaga mobilitas pelanggan tetap berjalan selama masa pekerjaan proyek berlangsung.
Manggarai Jadi Titik Kunci Integrasi Moda
Proyek LRT Jakarta Fase 1B merupakan pengembangan dari fase awal LRT yang ditujukan memperkuat integrasi antarmoda di simpul transportasi penting, terutama di kawasan Stasiun Manggarai. Jalur baru ini memiliki panjang sekitar 6,4 kilometer dan akan dilengkapi lima hingga enam stasiun baru.
Hingga pertengahan Juni 2025, progres konstruksi sipil jalur layang dan stasiun dilaporkan telah mencapai 55,80 persen. Pekerjaan konstruksi di sekitar Manggarai membutuhkan penataan ulang ruang jalan dan akses halte, sehingga halte TransJakarta di titik tersebut tidak dapat dioperasikan untuk sementara waktu.
Sejumlah Rute Terdampak dan Dialihkan
Penyesuaian operasional TransJakarta di sekitar koridor Manggarai sebenarnya telah berlangsung bertahap sejak akhir 2024. Halte Simpang Pramuka dan Halte Rawamangun sempat ditutup sementara sejak 18 Desember 2024 akibat pembangunan stasiun LRT di lintasan yang sama. Halte Rawamangun kembali aktif melayani pelanggan sejak 19 Februari 2025.
Sejak 27 Januari 2025, modifikasi rute TransJakarta untuk mendukung kelancaran proyek ini telah diberlakukan dan direncanakan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Rute yang terdampak antara lain:
- Koridor 4 Pulogadung – Galunggung
- Rute 4D Pulogadung – Kuningan
- Rute 6M Stasiun Manggarai – Blok M
- Rute 4B Stasiun Manggarai – Universitas Indonesia
Pola layanan pada rute-rute tersebut akan menyesuaikan kondisi lalu lintas dan area kerja proyek di lapangan.
TransJakarta Imbau Penumpang Atur Ulang Perjalanan
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, memastikan informasi penutupan telah disosialisasikan kepada pelanggan.
“Mulai Sabtu, 2 Mei 2026, pukul 05.00 WIB, Halte Manggarai akan ditutup sementara terkait adanya pembangunan LRT Jakarta di kawasan Manggarai,” ujar Ayu.
Ia mengimbau masyarakat yang biasa menggunakan halte tersebut untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan memperhatikan informasi terbaru mengenai halte pengganti atau rute alternatif yang disediakan.
Informasi pembaruan layanan dapat diakses melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta kanal media sosial resmi TransJakarta.
Target Operasional LRT Dikejar 2026–2027
Dari sisi pembangunan LRT, Kementerian Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal, menyatakan optimisme proyek dapat segera dimanfaatkan publik.
“Kami optimis proyek ini dapat segera selesai dan dioperasikan pada awal 2027. Harapan kami di kuartal ketiga 2026 sudah dapat dinikmati oleh publik,” ujar Risal.
Direktur Utama LRT Jakarta, Roberto Akyuwen, juga menargetkan operasional penuh lintas Velodrome–Manggarai dapat terealisasi sesuai jadwal percepatan yang dikawal langsung oleh manajemen proyek.
Bagian dari Penataan Transportasi Terpadu Manggarai
Penutupan sementara Halte TransJakarta Manggarai menjadi bagian dari penataan besar sistem transportasi terpadu di kawasan Manggarai yang akan menghubungkan KRL, LRT, TransJakarta, dan moda lain dalam satu simpul integrasi.
Selama masa penonaktifan halte, penumpang diimbau secara aktif memantau pengumuman resmi terkait rute alternatif maupun kemungkinan penyediaan halte temporer di sekitar lokasi proyek.
Ikuti Detak.Media
