Bandung bjb Tandamata Lakukan Evaluasi Menyeluruh, Siap Bangkit di Seri Medan Proliga 2026
Bandung bjb Tandamata memastikan tidak larut dalam hasil kurang maksimal pada seri pertama Proliga 2026. Tim voli putri asal Jawa Barat itu langsung melakukan evaluasi menyeluruh dan menyatakan kesiapan untuk bangkit pada Seri Medan Proliga 2026 yang akan digelar pada 15–18 Januari 2026.
Pada seri pembuka di Pontianak, Bandung bjb Tandamata gagal menutup putaran reguler dengan hasil sempurna setelah menelan kekalahan dari Jakarta Popsivo Polwan. Dalam pertandingan yang berlangsung Minggu (11/1/2026), Bandung bjb harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3 (12-25, 26-24, 19-25, 18-25).
Pelatih Akui Permainan Tidak Berkembang
Pelatih Kepala Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, menilai anak asuhnya tampil di bawah performa terbaik, terutama pada aspek permainan awal serangan dan konsistensi bertahan. Menurut Risco, kondisi tersebut membuat Bandung bjb kesulitan mengembangkan permainan, meski secara kualitas teknis tidak tertinggal jauh dari Popsivo.
Risco mengaku optimistis timnya mampu bersaing, merujuk pada performa solid saat menumbangkan Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor 3-0 pada laga pembuka Proliga 2026.
“Sebenarnya saya yakin dan optimistis. Tapi ceritanya memang berbeda di pertandingan melawan Popsivo. Ini baru permulaan. Alhamdulillah sebelumnya kami menang, dan sekarang harus mengakui keunggulan Popsivo,” ujar Risco dalam keterangan resmi.
Faktor Nonteknis dan Kualitas Lawan
Selain persoalan teknis, Risco juga menyinggung faktor nonteknis yang tak bisa dihindari saat menghadapi tuan rumah. Namun ia menegaskan, hal tersebut bukan alasan utama kekalahan timnya.
“Kalau melawan tuan rumah memang agak berat dari segi nonteknis. Tapi dari sisi teknik, menurut saya tidak jauh berbeda. Mudah-mudahan ini bisa kami perbaiki di pertandingan selanjutnya,” kata Risco.
Bandung bjb sebenarnya sempat membuka laga dengan cukup baik, tetapi kesalahan sendiri membuat Popsivo leluasa mengendalikan permainan. Popsivo pun menutup set pertama dengan skor mencolok 25-12.
Sempat Bangkit, Gagal Menjaga Momentum
Perubahan strategi yang dilakukan Risco membuahkan hasil pada set kedua. Bandung bjb tampil lebih rapi dan mampu memaksa duel ketat hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat kemenangan 26-24.
Namun konsistensi kembali menjadi persoalan. Pada set ketiga dan keempat, Bandung bjb kembali kehilangan ritme permainan. Popsivo tampil solid dalam bertahan dan efektif memanfaatkan kesalahan lawan hingga memastikan kemenangan 3-1.
“Permainan kami seperti di set pertama, tidak jalan. Mulai dari receive, defense, sampai finishing masih bermasalah. Kesalahan sendiri masih sering terjadi dan itu membuat permainan sulit berkembang,” ungkap Risco.
Risco juga menyoroti kegagalan timnya dalam mengantisipasi serangan pemain asing Popsivo, De La Cruz, yang kerap menjadi pemecah kebuntuan. Menurutnya, kebingungan pemain dalam membaca pola serangan lawan menjadi salah satu penyebab utama kekalahan.
“Salah satu kebingungan pemain adalah sulit mengantisipasi De La Cruz. Padahal sudah jelas arah serangannya, tapi kami tidak bisa menutupnya dengan baik. Ini menjadi tugas saya sebagai pelatih untuk membenahinya,” kata Risco.
Fokus ke Seri Medan
Usai seri Pontianak, Bandung bjb Tandamata langsung mengalihkan fokus ke Seri Medan. Mereka dijadwalkan menghadapi Medan Falcons pada Jumat (16/1/2026) dan Jakarta Electric PLN pada Sabtu (17/1/2026). Dua pertandingan tersebut dinilai krusial untuk menjaga peluang Bandung bjb bersaing di papan atas klasemen sektor putri.
Seri Medan menjadi ajang pembuktian bagi Bandung bjb Tandamata untuk menunjukkan konsistensi permainan dan hasil evaluasi yang telah dilakukan, di tengah persaingan ketat Proliga 2026 yang semakin kompetitif.
Seluruh pertandingan Seri Medan Proliga 2026 akan disiarkan langsung melalui Moji TV dan Vidio, dengan jadwal yang dapat berubah sesuai kebijakan penyelenggara dan pemegang hak siar.