Detak Media — Investor asing mencatatkan aksi jual besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia, Selasa (30/6/2026). Total net sell asing di pasar saham tercatat mencapai Rp 699,8 miliar pada sesi tersebut.
Salah satu fokus penjualan asing adalah saham BBCA dengan net sell sebesar Rp 413,2 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I, dengan volume mencapai 72,2 juta saham.
Pergerakan jual ini bertepatan dengan pelemahan harga saham BBCA. Pada penutupan sementara sesi I, harga BBCA turun 3,38% ke level Rp5.725 per saham.
Dalam catatan perdagangan, dalam sebulan terakhir harga BBCA tercatat menguat 0,44%, namun secara year to date (ytd) saham ini masih turun 29,1%.
Data perdagangan menunjukkan frekuensi transaksi BBCA sebanyak 43,7 ribu kali dengan volume total 217,5 juta saham dan nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,24 triliun.
Pergerakan jual asing pada BBCA melanjutkan tren hari sebelumnya, ketika pada Senin (29/6/2026) asing juga melakukan net sell terhadap saham ini sebesar Rp423,6 miliar.
Proyeksi Harga dan Area Support
Rumusan teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia menyebutkan target terdekat untuk saham BBCA berada di kisaran Rp6.108–Rp6.292.
Secara teknikal, CGS International juga mencatat area support untuk BBCA di rentang Rp5.742–Rp5.833.
Ikuti Detak Media
