— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali melemah dan berpotensi menguji level 5.500 pada perdagangan Rabu, 1 Juli 2026.

Sentimen negatif muncul setelah IHSG menutup perdagangan Selasa (30/6/2026) pada 5.643,1, turun 3,05%. Pelemahan terjadi di semua sektor, dengan sektor barang baku mengalami tekanan terbesar sebesar 5,54%.

Untuk semester I-2026, IHSG tercatat turun 34,7% year-to-date. Arus modal asing menunjukkan penjualan bersih (net sell) lebih dari Rp 70 triliun, sementara pada Juni 2026 IHSG melemah 7,9% month-to-month.

Catatan lain menunjukkan return bulanan IHSG negatif selama enam bulan berturut-turut pada tahun ini, kondisi yang belum terjadi dalam 10 tahun terakhir.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat histogram positif MACD mengecil dan berpotensi membentuk Death Cross. Stochastic RSI berada di area pivot dan masih bergerak ke arah bawah.

“Sehingga IHSG diperkirakan berpotensi akan menguji level 5.500,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan.

MNC Sekuritas menilai IHSG masih rawan koreksi dengan area uji di level 5.472–5.540. Untuk aktivitas trading pada Rabu (1/7/2026), MNC Sekuritas merekomendasikan saham AADI, DSSA, ELSA, dan RAJA.