— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak bervariasi cenderung melemah pada perdagangan Senin (13/7/2026). Sentimen global dan domestik diperkirakan bakal menentukan arah pergerakan pasar.

Penguatan mayoritas indeks di Wall Street menjadi sentimen positif, namun koreksi harga sebagian besar komoditas dan aksi jual investor asing berpeluang menjadi tekanan negatif pada IHSG.

Perkiraan Pergerakan IHSG

CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan berada pada kisaran support 5.860-5.795 dan resist 5.990-6.050. Dalam ulasannya, perusahaan sekuritas tersebut menilai pergerakan pasar akan cenderung melemah.

Di pasar global, indeks-indeks utama di Wall Street menutup pekan lalu menguat, didorong kenaikan saham-saham teknologi berkapitalisasi besar seperti Nvidia dan Meta.

Faktor Sentimen

Peningkatan saham teknologi di AS mendapat dorongan dari rekomendasi dan laporan internal yang mempengaruhi ekspektasi perusahaan teknologi terhadap biaya dan struktur operasional.

Di sisi geopolitik, laporan tentang keinginan Iran mengupayakan kesepakatan damai dengan Amerika serta kelanjutan pembicaraan teknis antara kedua negara juga dicatat sebagai perkembangan yang diikuti pasar.

Rekomendasi Saham Untuk Trading

CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan enam saham untuk strategi trading pada sesi Senin (13/7/2026): ADMR, ARCI, LSIP, ADRO, INDY, dan INDF.