Detak Media — Vivo resmi memperkenalkan Vivo Y600 Pro di pasar Tiongkok dengan membawa satu fitur yang langsung menyita perhatian: baterai berkapasitas 10.200 mAh. Angka ini jauh melampaui kapasitas baterai ponsel pada umumnya, bahkan di kelas menengah, dan menjadi yang terbesar yang pernah disematkan Vivo pada lini smartphone.
Peluncuran ini menegaskan strategi Vivo menghadirkan perangkat dengan daya tahan ekstrem bagi pengguna yang aktif, mulai dari konsumsi multimedia, gaming, navigasi, hingga aktivitas luar ruang yang menuntut perangkat menyala lebih lama tanpa sering mengisi ulang daya.
Baterai Semi-Solid 10.200 mAh, Diklaim Tahan Hingga 6 Tahun
Keunggulan utama Vivo Y600 Pro terletak pada penggunaan teknologi baterai semi-solid generasi kedua. Teknologi ini diklaim mampu menjaga stabilitas performa baterai pada suhu ekstrem, mulai dari -20°C hingga 40°C, sekaligus memperpanjang usia pakai baterai hingga enam tahun.
Untuk mengimbangi kapasitas masif tersebut, Vivo membekali perangkat ini dengan pengisian cepat 80W. Pengisian daya dari kosong hingga penuh diklaim dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 80 menit.
Layar AMOLED 1.5K 120Hz, Nyaman di Mata
Vivo Y600 Pro mengusung layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K (2800 × 1260 piksel) dan refresh rate 120 Hz. Layar ini telah mendukung HDR10+ serta teknologi PWM dimming 4320Hz untuk mengurangi ketegangan mata saat penggunaan dalam waktu lama.
Sensor sidik jari juga telah terintegrasi langsung di dalam layar (in-display fingerprint).
Performa Dimensity 7300e, RAM hingga 12 GB
Di sektor dapur pacu, Vivo Y600 Pro menjadi perangkat pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300e. Chip ini dipadukan dengan pilihan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal mencapai 512 GB.
Perangkat langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6 khas pasar Tiongkok, menghadirkan performa yang responsif untuk multitasking maupun gaming.
Kamera 50 MP dan Desain Tetap Ramping
Untuk fotografi, Vivo menyematkan kamera utama 50 MP (f/1.8) dengan dukungan EIS (Electronic Image Stabilization). Sementara di bagian depan terdapat kamera selfie 32 MP.
Menariknya, meskipun membawa baterai sangat besar, bodi perangkat tetap tergolong ramping dengan ketebalan 8,15 mm dan bobot 221 gram. Ponsel ini juga telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta struktur bodi berlapis untuk perlindungan saat terjatuh.
Harga Resmi di Tiongkok
Di pasar Tiongkok, Vivo Y600 Pro dijual dengan harga sebagai berikut:
| Varian | Harga (CNY) | Perkiraan |
|---|---|---|
| 8 GB + 128 GB | 2.099 | Rp4,9 jutaan |
| 8 GB + 256 GB | 2.299 | Rp5,4 jutaan |
| 8 GB + 512 GB | 2.599 | Rp6,1 jutaan |
| 12 GB + 512 GB | 2.899 | Rp6,9 jutaan |
Harga konversi bersifat perkiraan mengikuti kurs saat ini.
Saat ini Vivo Y600 Pro baru tersedia di pasar domestik Tiongkok. Belum ada keterangan resmi terkait jadwal peluncuran global, termasuk kemungkinan kehadirannya di Indonesia.
Dengan kombinasi baterai ekstrem, layar tajam, performa mumpuni, serta durabilitas tinggi, Vivo Y600 Pro diposisikan sebagai perangkat kelas menengah yang menonjolkan daya tahan di atas segalanya.
Ikuti Detak Media
