— Memilih smartphone kini bukan lagi sekadar melihat besarnya RAM, kualitas kamera, atau kecepatan chipset. Banyak konsumen mulai mempertimbangkan seberapa lama perangkat dapat digunakan dengan nyaman, memperoleh pembaruan sistem operasi, hingga kemampuan menjaga keamanan data pribadi dalam jangka panjang.

Perubahan kebutuhan tersebut membuat produsen smartphone berlomba menghadirkan perangkat yang tidak hanya memiliki spesifikasi menarik saat pertama kali diluncurkan, tetapi juga tetap relevan digunakan selama bertahun-tahun. Samsung menjadi salah satu perusahaan yang mengusung pendekatan tersebut melalui Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37.

Kedua smartphone kelas menengah ini hadir dengan kombinasi performa modern, fitur Artificial Intelligence (AI), sistem keamanan berlapis, serta dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam generasi. Dengan demikian, pengguna tidak hanya memperoleh teknologi terbaru, tetapi juga investasi perangkat yang dapat diandalkan untuk penggunaan jangka panjang.

Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 Dibekali Awesome Intelligence

Samsung membekali Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37 dengan One UI 8.5 berbasis Android 16 yang menghadirkan pengalaman penggunaan lebih modern sekaligus lebih responsif.

Di dalam sistem operasi tersebut terdapat Awesome Intelligence, yaitu kumpulan fitur AI yang dirancang untuk membantu berbagai aktivitas sehari-hari.

Teknologi ini memungkinkan pengguna bekerja lebih efisien, mencari informasi lebih cepat, hingga memanfaatkan berbagai fitur pintar tanpa perlu memasang banyak aplikasi tambahan.

Samsung juga menghadirkan antarmuka yang semakin mendekati pengalaman penggunaan pada perangkat flagship sehingga navigasi terasa lebih mulus dan produktivitas menjadi lebih nyaman.

Voice Transcription Permudah Mencatat dan Menerjemahkan Percakapan

Salah satu fitur AI yang menjadi andalan adalah Voice Transcription.

Melalui fitur ini, pengguna dapat merekam percakapan, rapat, kuliah, maupun wawancara, kemudian sistem secara otomatis mengubah suara menjadi teks hanya dalam beberapa saat.

Tidak berhenti sampai di situ, hasil transkripsi juga dapat diterjemahkan ke berbagai bahasa sehingga memudahkan komunikasi lintas negara maupun kebutuhan pekerjaan.

Samsung menghadirkan dukungan bahasa yang sangat beragam, termasuk Bahasa Indonesia, Inggris, Jepang, Korea, Mandarin, Arab, Prancis, Jerman, Spanyol, hingga berbagai bahasa lainnya.

Kemampuan tersebut membuat Galaxy A57 maupun Galaxy A37 semakin praktis digunakan oleh pelajar, pekerja profesional, maupun kreator konten.

Circle to Search dan Pilihan Asisten AI yang Lebih Lengkap

Samsung juga tetap menghadirkan Circle to Search yang kini menjadi salah satu fitur AI paling sering digunakan pengguna Android.

Pengguna cukup melingkari objek, gambar, atau tulisan yang muncul di layar untuk langsung memperoleh informasi terkait tanpa harus berpindah aplikasi.

Selain itu, Samsung menyediakan beberapa pilihan asisten AI yang memiliki fungsi berbeda.

Gemini dari Google membantu mencari informasi dan membuat berbagai konten.

Bixby tetap hadir untuk mengontrol fitur perangkat serta mendukung ekosistem Samsung.

Sementara itu, Perplexity dapat dimanfaatkan untuk melakukan pencarian informasi yang lebih mendalam dengan jawaban yang lebih terstruktur.

Samsung Knox Menjadi Pelindung Data Pengguna

Selain kecerdasan buatan, Samsung tetap menempatkan keamanan sebagai salah satu prioritas utama.

Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37 telah dibekali Samsung Knox yang bekerja melindungi berbagai data penting dari akses yang tidak sah.

Pendekatan privacy-first yang diterapkan Samsung memastikan fitur AI tetap memperhatikan perlindungan data pribadi pengguna.

Hal tersebut menjadi semakin penting karena semakin banyak aktivitas digital yang melibatkan informasi sensitif seperti dokumen pekerjaan, transaksi keuangan, hingga akun media sosial.

Dengan sistem keamanan berlapis, pengguna dapat menggunakan perangkat dengan rasa aman dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Dukungan Update Hingga Enam Generasi Menjadi Nilai Tambah

Salah satu keunggulan terbesar Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37 adalah komitmen pembaruan perangkat lunak yang panjang.

Samsung menjanjikan enam generasi pembaruan Android dan One UI, disertai enam tahun pembaruan keamanan.

Kebijakan tersebut membuat kedua perangkat tetap memperoleh fitur terbaru sekaligus perlindungan terhadap ancaman keamanan yang terus berkembang.

Dukungan jangka panjang ini juga membantu menjaga performa perangkat tetap optimal sehingga pengguna tidak perlu terburu-buru mengganti smartphone dalam waktu singkat.

Baterai Tahan Lama dan Perlindungan IP68

Samsung Galaxy A57 dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang diklaim mampu digunakan hingga dua hari untuk penggunaan normal.

Perangkat ini juga mendukung Super-Fast Charging 2.0 yang memungkinkan pengisian daya mencapai sekitar 60 persen hanya dalam waktu 30 menit.

Di sisi lain, Samsung Galaxy A57 maupun Samsung Galaxy A37 sama-sama mengantongi sertifikasi IP68 yang memberikan perlindungan terhadap debu serta air.

Samsung juga menyediakan layanan Samsung Care+ bagi pengguna yang menginginkan perlindungan tambahan apabila terjadi kerusakan akibat insiden yang tidak disengaja.

Melalui kombinasi fitur AI, sistem keamanan Samsung Knox, dukungan pembaruan hingga enam tahun, baterai tahan lama, serta sertifikasi IP68, Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37 menawarkan nilai lebih dibanding sekadar spesifikasi di atas kertas. Pendekatan tersebut menjadikan kedua smartphone ini sebagai pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan perangkat modern dengan pengalaman penggunaan yang tetap nyaman, aman, dan relevan untuk menemani aktivitas dalam jangka panjang.