— Sekuel film ikonik The Devil Wears Prada akhirnya resmi tayang di bioskop pada 29–30 April 2026 (termasuk rilis awal di beberapa wilayah) dan secara global dijadwalkan rilis 1 Mei 2026, menandai kembalinya kisah drama dunia media dan fashion hampir dua dekade setelah film pertama.

Film ini disutradarai David Frankel dan ditulis oleh Aline Brosh McKenna, dengan produksi oleh Wendy Finerman Productions serta distribusi oleh 20th Century Studios.

The Devil Wears Prada 2 mempertahankan pemeran utama dari film 2006, termasuk Meryl Streep sebagai Miranda Priestly, Anne Hathaway sebagai Andrea “Andy” Sachs, Emily Blunt sebagai Emily Charlton, dan Stanley Tucci sebagai Nigel Kipling.

Selain itu, sejumlah aktor baru turut bergabung dalam sekuel ini, seperti Kenneth Branagh, Justin Theroux, Lucy Liu, Simone Ashley, B.J. Novak, Pauline Chalamet, Caleb Hearon, dan Helen J. Shen.

Beberapa karakter dari film pertama, seperti Nate yang diperankan oleh Adrian Grenier, tidak kembali dalam sekuel ini meski sempat dipertimbangkan.

Alur Cerita: Dari Runway ke Era Digital

Dalam sekuel ini, cerita berlatar 20 tahun setelah kejadian film pertama dan fokus pada perubahan dramatis industri media cetak. Runway Magazine, majalah fashion fiksi yang jadi pusat kisah, kini menghadapi tantangan besar akibat dominasi media digital dan turunnya pendapatan iklan cetak.

Andy Sachs, yang sebelumnya meninggalkan dunia asistensi Miranda, kini kembali ke Runway sebagai features editor dan berupaya membantu Miranda memulihkan posisi majalah tersebut. Mereka juga bersinggungan dengan Emily Charlton, yang kini menjadi eksekutif berpengaruh di ranah fashion global.

Premis tersebut mencerminkan perubahan nyata dalam lanskap media sejak 2006, ketika majalah cetak masih sangat dominan, hingga kini di mana platform digital mengambil alih.

Premiere dan Sambutan Publik

Sebelum rilis umum, film ini menggelar tayangan premiere di New York sebagai pembuka serta di berbagai kota lain, termasuk Brisbane, Australia, untuk menyambut antusiasme awal dari penonton internasional.

Reaksi awal dari kalangan media dan kritikus beragam, namun banyak yang memuji chemistry para pemeran asli, unsur nostalgia, serta komentar sosial film terhadap realitas media modern.

Walau The Devil Wears Prada 2 baru saja dirilis, pembicaraan tentang kemungkinan film kelanjutan (bagian ketiga) sudah muncul. Beberapa pemeran baru bahkan mengungkapkan harapan agar karakter mereka berkembang lebih jauh di film berikutnya.

Kontroversi Sosial Media

Menjelang perilisan, film ini juga menjadi sorotan karena backlash terhadap stereotip karakter baru yang dianggap bermasalah. Debat tersebut berawal dari klip promosi yang menampilkan karakter Jin Chao, yang menuai kritik karena dianggap memperkuat stereotip dan menyerempet penggunaan nama sensitif di media sosial.

The Devil Wears Prada 2 resmi hadir untuk penggemar setia dan penonton baru dengan kombinasi nostalgia, drama industri media modern, serta dinamika karakter yang lebih matang. Dengan rilis global yang telah dimulai, film ini menegaskan tempatnya sebagai salah satu sekuel yang paling dinantikan di 2026.