Xiaomi 17S Pro Terdaftar di GSMA, Flagship Baru dengan Chip Buatan Sendiri

Xiaomi kembali mengirim sinyal kuat ke industri smartphone global. Sebuah perangkat baru bernama Xiaomi 17S Pro terdeteksi di basis data GSMA, menguatkan indikasi bahwa Xiaomi tengah bersiap meluncurkan ponsel flagship dengan prosesor buatan sendiri generasi terbaru. Temuan ini dinilai sebagai bukti paling konkret sejauh ini atas ambisi Xiaomi untuk menjadi produsen teknologi yang sepenuhnya mandiri, dari sisi perangkat keras hingga perangkat lunak.

Kemunculan Xiaomi 17S Pro di GSMA menandai babak baru dalam strategi jangka panjang perusahaan yang selama bertahun-tahun digaungkan langsung oleh pendirinya, Lei Jun.

Xiaomi 17 Max Siap Debut di China Usai Imlek, Siap Jadi Flagship Anyar Xiaomi

Terdaftar dengan Kode Model 2605EPN8EC

Dalam basis data GSMA, Xiaomi 17S Pro tercatat dengan nomor model 2605EPN8EC. Pola penamaan internal Xiaomi mengindikasikan perangkat ini akan diperkenalkan pada Juni 2026. Angka “26” merujuk pada tahun 2026, sementara “05” mengarah pada bulan Mei sebagai periode sertifikasi, yang biasanya diikuti peluncuran resmi satu hingga dua bulan setelahnya.

Dengan demikian, Xiaomi 17S Pro diperkirakan akan meluncur pada pertengahan tahun 2026, kemungkinan besar dalam ajang tahunan Xiaomi yang kerap dijadikan panggung utama untuk memamerkan teknologi paling mutakhir perusahaan.

XRING O2 Jadi Jantung Utama Xiaomi 17S Pro

Berbeda dari flagship Xiaomi sebelumnya yang masih mengandalkan chipset Qualcomm atau MediaTek, Xiaomi 17S Pro disebut akan ditenagai XRING O2, prosesor in-house generasi kedua buatan Xiaomi. Chip ini merupakan penerus langsung XRING O1 yang pertama kali diperkenalkan lewat Xiaomi 15S Pro.

XRING O2 dikembangkan untuk terintegrasi penuh dengan HyperOS, sistem operasi Xiaomi, serta ekosistem AI yang sedang dibangun perusahaan. Pendekatan ini meniru strategi Apple, di mana penguasaan penuh atas silikon, sistem operasi, dan kecerdasan buatan memungkinkan optimasi performa, efisiensi daya, serta pengalaman pengguna yang lebih konsisten.

Lei Jun sebelumnya menegaskan bahwa tujuan akhir Xiaomi adalah mencapai “kemandirian penuh”, di mana perangkat Xiaomi tidak sekadar dirakit, tetapi benar-benar “lahir” dari teknologi internal perusahaan.

Integrasi AI Jadi Fokus Utama

Xiaomi 17S Pro tidak hanya diposisikan sebagai ponsel dengan chip buatan sendiri, tetapi juga sebagai perangkat yang dirancang sejak awal untuk kebutuhan AI. XRING O2 disebut akan membawa arsitektur yang dioptimalkan untuk pemrosesan kecerdasan buatan, mulai dari fotografi komputasional, personalisasi sistem, hingga fitur AI lintas perangkat dalam ekosistem Xiaomi.

Integrasi mendalam antara XRING O2 dan HyperOS diyakini akan menjadi pembeda utama Xiaomi 17S Pro dibandingkan flagship Android lain yang masih mengandalkan chipset pihak ketiga.

Peluncuran Diprediksi Jadi Momen Penting Xiaomi

Berdasarkan data GSMA, Xiaomi 17S Pro akan dipasarkan oleh Xiaomi Communications Co Ltd dan menjadi simbol penting dari arah baru perusahaan. Dengan mengandalkan prosesor XRING O2, HyperOS, dan sistem AI yang dikembangkan sendiri, Xiaomi ingin mengurangi ketergantungan pada vendor chipset eksternal.

Xiaomi 17 Ultra Segera Debut Global, Harga di Indonesia Diperkirakan Segini

Jika rencana ini berjalan sesuai bocoran, Xiaomi 17S Pro berpotensi menjadi tonggak sejarah bagi Xiaomi sekaligus mengubah peta persaingan industri smartphone, khususnya di ekosistem Android. Detail spesifikasi resmi masih ditunggu, namun semua mata kini tertuju pada Juni 2026 sebagai momen krusial bagi ambisi besar Xiaomi.