Xiaomi 17 Ultra Segera Debut Global, Harga di Indonesia Diperkirakan Segini
Xiaomi 17 Ultra, ponsel pintar flagship terbaru dari Xiaomi, telah resmi meluncur di Tiongkok pada Desember 2025 lalu dan kini bersiap untuk debut global. Perangkat ini diproyeksikan akan tiba di pasar internasional pada awal 2026, dengan sejumlah prediksi harga yang mulai bermunculan, termasuk untuk pasar Indonesia yang diperkirakan akan menembus angka belasan juta rupiah.
Peluncuran global Xiaomi 17 Ultra diharapkan terjadi pada Januari atau Februari 2026, kemungkinan besar akan dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung antara 2 hingga 5 Maret 2026. Konfirmasi kehadiran versi internasional ini telah disampaikan oleh Xiaomi, menanggapi antusiasme global terhadap perangkat yang digadang-gadang sebagai “kamera profesional berkedok ponsel pintar” ini.
Di sisi lain, Xiaomi 17 Ultra telah mengantongi sertifikasi Dirjen Postel Kementerian Komunikasi dan Digital, dan diprediksi bakal dirilis di tanah air pada Maret 2026 mendatang.
Spesifikasi Unggulan dan Perbedaan Versi Global
Xiaomi 17 Ultra hadir dengan sejumlah spesifikasi premium yang berfokus pada kemampuan fotografi. Perangkat ini ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang kuat, serta dibekali layar AMOLED 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Sektor kamera menjadi sorotan utama dengan konfigurasi Leica yang terdiri dari sensor utama 50MP berukuran 1 inci, lensa periskop telefoto 200MP dengan continuous optical zoom, dan lensa ultrawide 50MP. Ponsel ini juga menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16.
Namun, terdapat perbedaan signifikan antara versi Tiongkok dan global, terutama pada kapasitas baterai. Varian yang diluncurkan di Tiongkok dibekali baterai jumbo 6.800 mAh. Sementara itu, versi global Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan memiliki kapasitas baterai 6.000 mAh, yang merupakan penurunan sekitar 12% dari model domestik. Meskipun demikian, kedua versi diharapkan mendukung pengisian daya cepat kabel 90W.
Prediksi Harga di Indonesia dan Faktor Pemicu Kenaikan
Untuk pasar Indonesia, harga Xiaomi 17 Ultra diprediksi dimulai Rp 17 jutaan hingga Rp 20 jutaan tergantung varian. Prediksi ini mengindikasikan lonjakan harga yang signifikan dibandingkan model-model Ultra sebelumnya. Beberapa faktor utama disinyalir menjadi pemicu kenaikan harga ini.
Salah satu penyebab utama adalah melonjaknya biaya komponen memori dan RAM, yang disebut-sebut akan terus meningkat dari tahun 2025 hingga 2027. Pendiri Xiaomi, Lu Weibing, bahkan mengakui bahwa kenaikan harga ini tidak dapat dihindari, terutama karena permintaan yang tinggi untuk teknologi AI dan biaya komponen kamera premium yang semakin mahal. Biaya lensa telefoto pada Xiaomi 17 Ultra dilaporkan hampir dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan model Xiaomi 15 Ultra tahun lalu.
Sebagai perbandingan, harga Xiaomi 15 Ultra di Tiongkok saat peluncurannya dimulai dari CNY 6.999 (sekitar Rp 16 jutaan) untuk konfigurasi 12GB+256GB, dan CNY 7.799 (sekitar Rp 17 jutaan) untuk varian 16GB+1TB.
Sementara itu, beberapa laporan prediksi harga Xiaomi 17 Ultra di Tiongkok menyebutkan sekitar 6.999 yuan (sekitar Rp 16 jutaan ) untuk varian 12/256GB dan 7.799 yuan (sekitar Rp 17 jutaan) untuk 16/1TB. Bahkan, edisi Leica dari Xiaomi 17 Ultra memiliki MSRP resmi 7.999 yuan (sekitar Rp 19 jutaan).
Meskipun Xiaomi berupaya memastikan pengguna merasa mendapatkan nilai lebih dari harga yang dibayarkan, kenaikan biaya produksi, terutama pada sektor memori dan teknologi kamera canggih, membuat penyesuaian harga menjadi tak terhindarkan. Dengan fokus pada inovasi fotografi dan performa kelas atas, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan menjadi pesaing tangguh di segmen ponsel flagship global, termasuk di Indonesia, meskipun dengan banderol harga yang lebih tinggi.