Snapdragon 7 Gen 4 Setara Chip Apa? Ini Perbandingan Performa dengan Beberapa Prosesor Populer
Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 hadir sebagai penantang baru di segmen menengah, menawarkan keseimbangan kinerja dan efisiensi daya yang mumpuni untuk kebutuhan pengguna modern. Chipset ini dirancang untuk menjalankan berbagai aplikasi sehari-hari, multitasking, hingga bermain game kasual tanpa kendala berarti.
Bahkan, secara teknis, performa Snapdragon 7 Gen 4 diklaim mampu menyaingi beberapa chipset yang sebelumnya menduduki kasta flagship.
Tim Gadgetren telah melakukan uji coba langsung menggunakan realme 15 Pro 5G yang dibekali varian memori 12GB + 256GB dengan chipset ini. Melalui pengujian sintetis menggunakan AnTuTu versi 11, Snapdragon 7 Gen 4 berhasil mencatatkan skor impresif hingga 1.035.210 poin.
Skor tersebut, berdasarkan data peringkat kinerja AnTuTu per Desember 2025, menempatkan Snapdragon 7 Gen 4 setara dengan rata-rata skor dari beberapa pendahulunya, seperti Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3, Snapdragon 7s Gen 3, dan bahkan Snapdragon 888.
Sebagai perbandingan, Snapdragon 7 Gen 3 mencatat rata-rata skor AnTuTu 1.092.209 poin, Snapdragon 7s Gen 3 meraih 1.041.707 poin, sementara Snapdragon 888 mencapai 1.049.699 poin.
Perbedaan Spesifikasi di Balik Skor Serupa
Menariknya, meskipun memiliki skor kinerja yang setara, spesifikasi teknis ketiga chipset pembanding tersebut sangat berbeda dengan Snapdragon 7 Gen 4. Keempatnya memiliki basis inti CPU dan GPU yang berlainan.
Snapdragon 7 Gen 4 dibangun di atas arsitektur ARM Cortex-720 dan Cortex-520 dengan kecepatan mencapai 2,8GHz, serta mengandalkan Qualcomm Adreno 722 untuk pemrosesan grafisnya.
Snapdragon 7s Gen 3 memiliki kesamaan arsitektur inti (ARM Cortex-720 dan Cortex-520), namun kecepatannya lebih rendah, yakni 2,5GHz, dan menggunakan GPU Qualcomm Adreno 810.
Sementara itu, Snapdragon 7 Gen 3, sebagai pendahulu langsung, masih menggunakan kombinasi inti ARM Cortex-A715 dan Cortex-510 dengan kecepatan maksimal 2,63GHz, serta GPU Qualcomm Adreno 720.
Perbedaan paling signifikan terlihat pada Snapdragon 888. Chipset yang pernah menyasar kelas flagship ini mengandalkan arsitektur lawas seperti ARM Cortex-X1, Cortex-A78, dan Cortex-A55 yang mampu berjalan hingga 2,84GHz, dipadukan dengan GPU Qualcomm Adreno 660.
Efisiensi Daya dan Fitur Konektivitas
Dari sisi manufaktur, Snapdragon 7 Gen 4, Snapdragon 7 Gen 3, dan Snapdragon 7s Gen 3 diproduksi dengan teknologi 4nm, yang menawarkan efisiensi daya lebih baik dibandingkan Snapdragon 888 yang masih menggunakan proses 5nm. Arsitektur inti yang lebih baru pada ketiga chipset 4nm tersebut umumnya juga berkontribusi pada efisiensi daya yang lebih unggul.
Namun, Snapdragon 888 unggul dalam sektor Image Signal Processor (ISP). Meski sama-sama mendukung sensor hingga 200MP, Snapdragon 888 mampu menangani perekaman video hingga resolusi 8K, sementara chipset lainnya terbatas pada 4K.
Sektor konektivitas juga menunjukkan perbedaan. Snapdragon 7 Gen 4 telah mendukung Wi-Fi 7, melampaui standar Wi-Fi 6E yang digunakan oleh ketiga chipset lainnya. Teknologi Bluetoothnya pun lebih mutakhir, dengan Snapdragon 7 Gen 4 menggunakan Bluetooth 6.0, sedangkan Snapdragon 888 memakai Bluetooth 5.2, dan Snapdragon 7 Gen 3 serta 7s Gen 3 mengandalkan Bluetooth 5.4.