Qualcomm Jajaki Produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6 di Samsung, Era Dominasi TSMC Mulai Tergeser?

Qualcomm dilaporkan tengah menjajaki kemungkinan untuk memproduksi chipset terbarunya, Snapdragon 8 Elite Gen 6, di fasilitas Samsung Foundry. Langkah ini menandakan potensi pergeseran strategi manufaktur bagi raksasa semikonduktor asal Amerika Serikat tersebut, yang selama ini lebih banyak mengandalkan TSMC.

Pembicaraan aktif antara Qualcomm dan Samsung Foundry difokuskan pada pemanfaatan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm) generasi kedua dari Samsung. Jika kesepakatan tercapai, ini akan menjadi kembalinya sebagian produksi chipset kelas atas Qualcomm ke Samsung, setelah sebelumnya sempat beralih karena isu yield dan efisiensi daya.

Exynos 2600 Berbasis 2nm Jadi Taruhan Samsung untuk Rebut Kembali Apple dan Qualcomm dari TSMC

Samsung Tingkatkan Kualitas Fabrikasi 2nm

Kemajuan Samsung dalam proses 2nm SF2P disebut menjadi daya tarik utama bagi Qualcomm. Laporan dari Korea Selatan mengindikasikan bahwa teknologi fabrikasi terbaru Samsung ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal stabilitas produksi, efisiensi daya, dan performa dibandingkan node sebelumnya.

Selama beberapa tahun terakhir, TSMC mendominasi industri manufaktur chip global. Mayoritas produsen besar seperti Apple, Qualcomm, dan Google memilih TSMC sebagai mitra utama untuk produksi chipset berperforma tinggi. Namun, pengembangan proses 2nm oleh Samsung berpotensi mengubah lanskap persaingan.

Samsung Resmi Luncurkan Exynos 2600, Chipset 2nm Pertama Dunia

CEO Qualcomm Konfirmasi Pembicaraan dengan Samsung

Indikasi kerja sama ini diperkuat oleh pernyataan langsung CEO Qualcomm, Cristiano Amon, saat gelaran CES 2026. Ia mengonfirmasi adanya diskusi dengan Samsung mengenai pemanfaatan teknologi manufaktur terbaru mereka.

“Di antara berbagai perusahaan foundry, kami memulai diskusi dengan Samsung Electronics terlebih dahulu terkait produksi kontrak menggunakan proses 2nm terbaru,” ujar Amon yang kami kutip dari GizmoChina, Kamis (08/01).

Meskipun tidak secara spesifik menyebutkan nama chipset, banyak pihak berspekulasi bahwa pembicaraan tersebut berkaitan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6, yang diproyeksikan menjadi otak ponsel Android premium.

Perubahan Strategi Produksi Snapdragon Elite Gen 6

Sebelumnya, Qualcomm sangat bergantung pada TSMC untuk produksi chipset flagship seperti seri Snapdragon 8 Gen. Keputusan ini diambil untuk menjamin performa tinggi dan efisiensi daya yang stabil, mengingat tantangan yang sempat dihadapi Samsung Foundry.

Namun, jika Qualcomm benar-benar mempercayakan produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6 kepada Samsung, ini mengindikasikan bahwa Samsung telah mencapai tingkat kematangan proses yang dianggap layak untuk chipset flagship, baik dari sisi yield maupun konsumsi daya.

Exynos 2600 Jadi Lompatan Besar Samsung, Usung Arsitektur AMD RDNA 4 untuk Smartphone

Samsung Bidik Klien Besar di Era 2nm

Samsung sendiri telah mengumumkan rencana produksi massal chip 2nm yang akan dimulai lebih awal dari pesaingnya. Proses ini awalnya akan digunakan untuk prosesor internal Exynos 2600 yang diperkirakan akan memperkuat lini Samsung Galaxy S26.

Di luar kebutuhan internal, Samsung Foundry dilaporkan juga mulai menarik minat klien besar lainnya. Tesla disebut telah menjalin kerja sama, sementara AMD dan Google dikabarkan sedang mengevaluasi penggunaan teknologi fabrikasi 2nm Samsung untuk produk masa depan mereka.

Terwujudnya kesepakatan dengan Qualcomm diprediksi akan semakin memperketat persaingan antara Samsung dan TSMC di era 2nm, sekaligus membuka babak baru dalam industri semikonduktor global.