Detak.Media — Pencinta ponsel entry-level di Indonesia bersiap menyambut kehadiran Realme C100 yang dipastikan meluncur pada 7 Mei 2026.
Perangkat terbaru dari Realme ini menjanjikan daya tahan baterai luar biasa berkapasitas 8.000 mAh, sebuah keunggulan yang menjadi sorotan utama dalam strategi Realme untuk merangkul segmen pasar anak muda, terutama mahasiswa dan pekerja lapangan yang membutuhkan perangkat andal tanpa henti.
Realme C100 bukan sekadar ponsel dengan baterai besar. Krisva Angnieszca, Public Relations Lead Realme Indonesia, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan langkah perusahaan untuk menetapkan standar baru di kelasnya.
“Sebagai Battery Tech Pioneer, Realme terus berinovasi menghadirkan teknologi relevan bagi pengguna. Realme C100 menjadi langkah kami menetapkan standar baru melalui kombinasi baterai besar 8.000 mAh dan daya tahan tinggi,” ujar Krisva.
“Melalui realme C100, kami ingin menghadirkan smartphone awet dengan baterai besar serta desain menarik untuk anak kampus agar mereka tetap produktif dan terhubung tanpa khawatir kehabisan daya.” tambahnya.
Kapasitas baterai 8.000 mAh pada Realme C100 diklaim mampu menemani aktivitas pengguna seharian penuh bahkan dalam penggunaan intensif.
Pengujian menunjukkan, ponsel ini dapat bertahan lebih dari 11 jam untuk gaming online, lebih dari 24 jam untuk streaming video, dan lebih dari 20 jam untuk navigasi GPS.
Bahkan, dalam simulasi “All-Day Heavy Usage Test” yang meniru penggunaan berat sehari penuh, baterai mampu bertahan hingga 10 jam. Fitur AI Power Saving juga disematkan untuk menghemat daya hingga 450mAh per hari, setara dengan tambahan 2 jam penggunaan.
Tak hanya kapasitas, daya tahan jangka panjang baterai juga menjadi prioritas. Realme mengklaim kesehatan baterai C100 akan tetap di atas 80% setelah 7 tahun penggunaan, didukung hingga 1.600 siklus pengisian.
Keamanan baterai dipastikan melalui Titan Battery Safety System yang telah melewati berbagai pengujian ketat. Pengisian daya pun didukung teknologi cepat 45W, serta fitur reverse wired charging yang memungkinkan ponsel berfungsi sebagai power bank eksternal.
Selain performa baterai, Realme C100 juga menawarkan desain inovatif bertajuk “Blooming Design” yang menampilkan efek visual dinamis.
Dari segi durabilitas, perangkat ini dirancang tangguh dengan sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air, serta diklaim memenuhi standar MIL-STD-810H untuk ketahanan benturan. Layar IPS LCD 6,8 inci dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan 900 nits juga siap memberikan pengalaman visual yang mumpuni.
Untuk versi 4G, Realme C100 akan ditenagai chipset MediaTek Helio G92 Max, sementara versi 5G menggunakan MediaTek Dimensity 6300. Sistem operasinya dijalankan dengan Realme UI 7.0 berbasis Android 16. Prediksi harga untuk pasar Indonesia berkisar antara Rp4 juta hingga Rp4,5 juta, sedikit lebih terjangkau dibandingkan harga di Vietnam yang sekitar Rp4,9 jutaan.
Ikuti Detak.Media
