— Setelah diperkenalkan di ajang Mobile World Congress Barcelona Maret 2026, nubia resmi membawa lini nubia Neo 5 Series ke pasar global. Seri ini terdiri dari nubia Neo 5, nubia Neo 5 Max, dan nubia Neo 5 GT yang diposisikan sebagai smartphone gaming kelas menengah dengan fitur yang biasanya hanya ditemui pada perangkat flagship.

Fokus utama lini ini adalah performa stabil untuk bermain gim dalam durasi panjang, yang membuatnya mendapat julukan dari komunitas sebagai “REDMAGIC Mini”—merujuk pada kemiripan DNA dengan lini gaming premium REDMAGIC.

Harga Global dan Sinyal Masuk Indonesia

Secara global, nubia Neo 5 GT dibanderol mulai Rp 7,8 juta, sementara nubia Neo 5 dijual mulai Rp 5,8 juta.

Peluncuran regional Asia Tenggara telah dimulai sejak Maret 2026. Untuk pasar Indonesia, nubia Neo 5 GT dilaporkan telah mengantongi sertifikasi TKDN di atas 35 persen, menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran resmi di Tanah Air tinggal menunggu waktu. Harga resmi di Indonesia diperkirakan akan menyesuaikan dengan pajak serta varian memori yang dibawa.

Spesifikasi yang Diarahkan Khusus untuk Gaming

Fitur Gaming Nubia Neo 5
Nubia Neo usung sejumlah fitur gaming flagship. Foto: Nubia

nubia merancang seri Neo 5 bukan sekadar smartphone biasa dengan spesifikasi tinggi, tetapi perangkat yang memang dioptimalkan untuk pengalaman bermain gim.

Model tertinggi, nubia Neo 5 GT, ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400 fabrikasi 4nm dengan RAM LPDDR berkecepatan tinggi. Sementara nubia Neo 5 dan Neo 5 Max menggunakan Unisoc T9300.

Performa diperkuat oleh NeoTurbo Engine, sistem optimasi internal yang diklaim mampu menjaga frame rate stabil hingga 120 FPS pada gim populer seperti Mobile Legends: Bang Bang.

Layar Besar dengan Refresh Rate Tinggi

nubia Neo 5 GT mengusung layar AMOLED 6,8 inci resolusi 1.5K dengan refresh rate 144Hz, touch sampling rate sangat tinggi, serta tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits dan sertifikasi SGS Eye Care.

Sementara model reguler membawa panel IPS LCD 6,8 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz, yang tetap memadai untuk kebutuhan gaming kompetitif.

nubia Neo 5 GT dibekali baterai 6.210mAh dengan pengisian cepat 80W. Sedangkan nubia Neo 5 memiliki baterai 6.050mAh dengan fast charging 45W. Kapasitas ini diklaim mampu menopang sesi bermain gim hingga belasan jam dalam satu kali pengisian.

Untuk kebutuhan fotografi, seri ini membawa kamera utama 50MP AI Dual Camera dan kamera depan 16MP. Fokus utamanya tetap pada fungsi dokumentasi yang memadai, bukan sektor fotografi sebagai nilai jual utama.

Sistem Pendingin Aktif dengan Kipas Internal

Salah satu fitur paling mencolok dari nubia Neo 5 GT adalah keberadaan kipas pendingin aktif di dalam bodi ponsel.

Fitur ini sangat jarang ditemui di kelas harga menengah. Sistem pendinginan aktif ini memiliki area disipasi panas besar dengan desain saluran udara khusus untuk membuang panas dari CPU dan baterai.

Kipas ini berfungsi mencegah thermal throttling saat bermain gim berat dalam waktu lama—fitur yang biasanya hanya ditemukan di ponsel gaming kelas atas.

nubia Neo 5 Series juga dibekali Neo Triggers 5.0, yaitu tombol bahu fisik dengan latency sangat rendah. Fitur ini memungkinkan kontrol empat jari layaknya bermain di konsol, memberikan keunggulan kompetitif di gim FPS maupun MOBA.

AI Game Space dan Gaming Assistant

Fitur AI Game Space 5.0 serta AI Copilot turut hadir sebagai asisten saat bermain, mulai dari pemantauan performa, notifikasi pintar, hingga respons pesan otomatis tanpa harus keluar dari gim.

Desain nubia Neo 5 tampil futuristik dengan aksen garis tegas dan pencahayaan RGB. Khusus Neo 5 GT, bagian belakang dibuat rata tanpa tonjolan kamera, membuatnya nyaman digenggam dalam posisi horizontal saat bermain gim.

Dengan kombinasi kipas pendingin aktif, tombol bahu fisik, layar refresh rate tinggi, serta baterai besar, nubia Neo 5 Series menawarkan pengalaman yang sangat dekat dengan lini REDMAGIC, tetapi di harga jauh lebih terjangkau.

Inilah yang membuat perangkat ini dijuluki komunitas sebagai “REDMAGIC Mini”—membawa esensi ponsel gaming profesional ke segmen harga menengah yang lebih ramah bagi gamer muda dan Gen Z.