Panduan Membeli HP Xiaomi Bekas: Cara Cek IMEI, Baterai, hingga ROM Palsu

Pasar ponsel bekas, termasuk merek Xiaomi, terus menunjukkan geliatnya seiring tingginya minat konsumen mencari perangkat dengan spesifikasi mumpuni namun dengan banderol harga yang lebih terjangkau. Namun, transaksi jual beli perangkat seken ini bukannya tanpa risiko.

Beragam potensi masalah mengintai, mulai dari nomor IMEI yang bermasalah, kondisi baterai yang menurun drastis, hingga penggunaan sistem operasi (ROM) palsu yang bisa merugikan pembeli jika tidak melakukan pengecekan mendalam sejak awal.

Agar terhindar dari potensi penipuan dan dapat membawa pulang perangkat yang masih dalam kondisi layak pakai, ada sejumlah langkah krusial yang perlu diperhatikan sebelum Anda membulatkan tekad untuk membeli HP Xiaomi bekas.

Apakah Xiaomi 13 dan Xiaomi 14 Masih Layak Dibeli di Tahun 2026?

Cek IMEI dan Kesesuaian Varian Regional

Panduan Membeli HP Xiaomi Bekas: Cara Cek IMEI, Baterai, hingga ROM Palsu
Foto: Istimewa

Nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) merupakan identitas unik setiap ponsel yang terdaftar dalam jaringan seluler. Untuk HP Xiaomi bekas, pengecekan IMEI menjadi langkah wajib guna memastikan perangkat tersebut legal dan bukan merupakan hasil rekondisi ilegal.

Cara mengeceknya pun cukup mudah, Anda hanya perlu mengetik kode dial *#06# di menu panggilan pada ponsel. Nomor IMEI yang muncul kemudian perlu dicocokkan dengan nomor yang tertera pada bodi perangkat atau pada kotak penjualannya.

Ketidaksesuaian IMEI bisa menjadi indikasi adanya penggantian komponen vital seperti motherboard, atau bahkan menandakan perangkat tersebut merupakan hasil rekayasa ilegal. Tak kalah penting, pastikan Anda juga memeriksa varian regional ponsel tersebut.

Xiaomi menggunakan kode huruf tertentu untuk menandai wilayah distribusi produknya, seperti kode untuk pasar global, China, atau India. Kode ini berpengaruh pada dukungan jaringan seluler, ketersediaan fitur NFC, serta layanan Google yang dapat diakses. Perangkat yang tidak didistribusikan secara resmi untuk pasar Indonesia berpotensi mengalami kendala jaringan atau pembatasan fitur tertentu.

Manfaatkan Menu Control and Identification Test Bawaan Xiaomi

Panduan Membeli HP Xiaomi Bekas: Cara Cek IMEI, Baterai, hingga ROM Palsu
Foto: Istimewa

Xiaomi membekali produknya dengan fitur diagnostik bawaan yang dikenal dengan nama Control and Identification Test atau CIT. Menu tersembunyi ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa kondisi berbagai komponen hardware tanpa perlu membongkar perangkat.

Akses ke menu CIT dapat dilakukan melalui menu Pengaturan > Tentang Perangkat > Semua Spesifikasi. Kamu juga dapat mengakses fitur ini dengan dial #*#64663#*#*. Melalui fitur ini, calon pembeli dapat melakukan pemeriksaan detail terhadap kualitas layar untuk mendeteksi adanya burn-in atau dead pixel.

Selain itu, CIT juga berfungsi untuk memastikan panel sentuh (touchscreen) berfungsi normal di seluruh area, menguji kualitas suara speaker dan mikrofon, serta memverifikasi kinerja sensor-sensor penting seperti giroskop dan sensor jarak. Jika ditemukan adanya anomali atau ketidakberesan, besar kemungkinan perangkat tersebut pernah mengalami kerusakan atau perbaikan signifikan.

Perhatikan Kondisi Baterai dan Riwayat Pengisian Daya

Panduan Membeli HP Xiaomi Bekas: Cara Cek IMEI, Baterai, hingga ROM Palsu
Foto: Istimewa

Baterai merupakan salah satu komponen yang paling rentan mengalami penurunan performa seiring waktu, terutama pada perangkat bekas. Xiaomi umumnya menyediakan informasi mengenai kesehatan baterai yang dapat diakses melalui menu sistem atau aplikasi pendukung.

Sebagai patokan umum, baterai yang telah melewati siklus pengisian daya di bawah 500 kali masih tergolong dalam kondisi layak untuk penggunaan sehari-hari. Namun, jika daya tahan baterai menurun drastis atau proses pengisian daya terasa tidak stabil, Anda perlu menghitung potensi biaya penggantian baterai di kemudian hari.

Pertimbangan ini penting agar harga beli yang Anda sepakati tetap sebanding dengan kondisi perangkat yang ditawarkan.

Begini Cara Cek Kesehatan Baterai HP Xiaomi, Mudah dan Akurat Tanpa Aplikasi Tambahan

Pastikan Mi Account Pemilik Lama Telah Dilepas

Salah satu kesalahan fatal yang kerap terjadi saat membeli HP Xiaomi bekas adalah perangkat tersebut masih terikat dengan Mi Account milik pemilik sebelumnya. Jika akun ini tidak dilepas secara tuntas, ponsel berisiko terkunci permanen setelah dilakukan reset pabrik, sehingga tidak dapat digunakan secara normal.

Oleh karena itu, sebelum transaksi jual beli diselesaikan, pastikan penjual telah mengeluarkan akun Mi sepenuhnya dari perangkat tersebut. Anda juga perlu memverifikasi bahwa ponsel dapat diatur ulang dari awal tanpa meminta verifikasi akun lama. Langkah ini adalah kunci krusial untuk menghindari masalah aktivasi di masa mendatang.

Waspadai Penggunaan ROM Palsu atau Tidak Resmi

Panduan Membeli HP Xiaomi Bekas: Cara Cek IMEI, Baterai, hingga ROM Palsu
Foto: Istimewa

Sebagian besar HP Xiaomi bekas yang beredar di pasar mungkin saja menggunakan ROM tidak resmi atau hasil modifikasi. Tujuannya sering kali untuk menyamarkan asal-usul perangkat atau untuk mendapatkan fitur tambahan yang tidak tersedia pada ROM resmi.

Namun, ROM palsu sering kali berisiko menghilangkan pembaruan keamanan penting, mengganggu stabilitas sistem operasi, dan bahkan meningkatkan potensi kebocoran data pribadi pengguna.

Untuk mendeteksi keberadaan ROM palsu, Anda dapat memanfaatkan aplikasi diagnostik pihak ketiga yang mampu memverifikasi tanda tangan sistem dan integritas firmware. Perangkat yang menggunakan ROM resmi, baik itu HyperOS maupun MIUI, biasanya akan mendapatkan pembaruan sistem dan keamanan secara rutin sesuai dengan siklus dukungan yang diberikan oleh Xiaomi.

2 Cara Melacak TWS Xiaomi yang Hilang dengan Mudah

Pertimbangkan Opsi Dukungan dan Servis Jangka Panjang

Selain memeriksa kondisi fisik dan perangkat lunak, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan usia dukungan pembaruan perangkat. Setiap model Xiaomi memiliki siklus pembaruan sistem operasi dan keamanan yang berbeda-beda.

Memilih perangkat yang masih mendapatkan pembaruan sistem operasi dan patch keamanan terbaru akan memberikan pengalaman penggunaan yang lebih aman dan relevan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah di atas, membeli HP Xiaomi bekas dapat menjadi pilihan yang cerdas dan hemat biaya, asalkan dilakukan dengan ketelitian ekstra.

Xiaomi Pertimbangkan Batalkan HyperOS 3 untuk Sejumlah HP, Ini Daftarnya