Daftar HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update di 2026, Termasuk Seri Flagship dan Redmi

Xiaomi akan menghentikan dukungan pembaruan perangkat lunak untuk sejumlah ponsel populernya pada tahun 2026. Kebijakan ini mencakup berbagai model, mulai dari lini flagship hingga kelas menengah dan entry-level. Perangkat yang masuk kategori End of Life (EOL) tidak lagi menerima pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan resmi, meskipun tetap dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Langkah ini merupakan bagian dari siklus dukungan global Xiaomi yang konsisten diterapkan, seiring transisi penuh ke HyperOS sebagai sistem operasi utama pengganti MIUI.

Xiaomi Perluas Dukungan HyperOS Hingga 5 Tahun, Perangkat Mana Saja yang Kebagian?

Enam Ponsel Xiaomi dan Redmi Masuk Daftar EOL 2026

Daftar HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update di 2026, Termasuk Seri Flagship dan Redmi
Foto: Xiaomi Time

Berdasarkan jadwal dukungan perangkat lunak Xiaomi, enam ponsel dipastikan mencapai akhir masa dukungan sepanjang 2026. Perangkat ini berasal dari seri Xiaomi dan Redmi yang sempat laris di pasar global, termasuk Indonesia. Model yang masuk daftar EOL adalah Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro, yang dukungan pembaruannya berakhir pada Maret 2026. Menyusul kemudian adalah Xiaomi 12T serta Xiaomi 12T Pro yang dijadwalkan mencapai EOL pada Oktober 2026.

Dari lini Redmi, Redmi Note 12 5G akan mengakhiri dukungannya pada Maret 2026. Sementara itu, Redmi 12C dijadwalkan lebih dulu kehilangan pembaruan pada awal 2026. Dengan masuknya keenam model ini ke fase EOL, Xiaomi tidak lagi menyediakan pembaruan sistem operasi maupun patch keamanan resmi.

Makna Status End of Life bagi Pengguna

Status End of Life menandai berakhirnya seluruh pengembangan perangkat lunak untuk sebuah model ponsel. Pada tahap ini, Xiaomi tidak lagi menghadirkan pembaruan fitur, peningkatan sistem, maupun perlindungan keamanan terbaru. Meskipun demikian, ponsel tersebut tetap dapat digunakan untuk aktivitas harian seperti komunikasi, hiburan, dan penggunaan aplikasi umum.

Namun, absennya pembaruan keamanan membuat perangkat menjadi lebih rentan terhadap ancaman siber. Hal ini menjadi perhatian khusus jika ponsel digunakan untuk layanan perbankan digital, dompet elektronik, atau penyimpanan data pribadi.

Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro menjadi dua model flagship yang lebih dulu mencapai akhir masa dukungan pada 2026. Keduanya dipastikan menerima HyperOS 3 sebagai pembaruan sistem operasi besar terakhir sebelum dukungan dihentikan sepenuhnya. Sementara itu, Xiaomi 12T dan Xiaomi 12T Pro yang dirilis sebagai varian performa tinggi akan menyusul pada paruh akhir 2026, sesuai dengan kebijakan dukungan flagship generasi tersebut.

Di segmen non-flagship, Redmi Note 12 5G menjadi salah satu ponsel menengah yang terdampak. Model ini akan mengakhiri masa dukungannya pada Maret 2026 dengan HyperOS 2 sebagai sistem operasi final. Adapun Redmi 12C yang menyasar pasar entry-level dijadwalkan berhenti menerima pembaruan pada awal 2026, sejalan dengan siklus dukungan yang umumnya lebih singkat untuk ponsel kelas bawah.

Waspada Thermal Runaway Pada Baterai Xiaomi, Ini Protokol Keselamatan yang Wajib Diketahui Pengguna

Saatnya Mulai Pertimbangkan Upgrade

Meskipun ponsel EOL masih dapat digunakan, Xiaomi menyarankan pengguna untuk mulai mempertimbangkan peningkatan ke perangkat yang masih mendapatkan dukungan resmi. Selain menawarkan peningkatan performa dan efisiensi, perangkat generasi terbaru juga dibekali perlindungan keamanan yang lebih mutakhir serta kompatibilitas penuh dengan ekosistem HyperOS dan Xiaomi HyperConnect.

Dengan berakhirnya dukungan pada sejumlah model populer ini, tahun 2026 menjadi momen transisi bagi pengguna Xiaomi untuk beralih ke perangkat yang lebih aman dan siap menghadapi perkembangan teknologi ke depan.