— Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak terbatas atau mengalami konsolidasi pada pekan ini. Rumah riset itu memperkirakan rentang pergerakan indeks berada di resistance 6.000, pivot 5.900, dan support 5.800.

Dalam riset yang dirilis Senin (13/7/2026), Phintraco juga menyertakan sejumlah saham pilihan untuk dijadikan acuan perdagangan pekan ini, salah satunya ADRO.

Sentimen Global Dorong Pergerakan

Phintraco mencatat penguatan indeks-indeks utama di Wall Street pada perdagangan Jumat (11/7/2026) salah satunya didorong oleh kenaikan saham-saham teknologi. Sentimen positif muncul setelah SK Hynix menyelesaikan penawaran umum perdana saham (IPO) senilai US$26,5 miliar di Nasdaq.

“Hal ini mengindikasikan minat investor yang kembali meningkat terhadap saham-saham teknologi berkapitalisasi besar,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Di sisi lain, harga minyak mentah naik secara mingguan seiring memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Sementara itu, harga emas terkoreksi karena meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan inflasi.

Perhatian Pada Konflik, Laporan Kuartalan, dan Testimoni The Fed

Phintraco menilai investor akan mencermati perkembangan konflik AS–Iran, terutama soal potensi gangguan pasokan minyak dari wilayah Timur Tengah. Perhatian pasar juga akan tertuju pada musim laporan keuangan kuartal II-2026 di AS yang mulai bergulir pekan ini, diawali oleh sejumlah bank besar.

Selain itu, pasar menunggu testimoni Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS pada 14 Juli dan Komite Perbankan Senat pada 15 Juli, yang diperkirakan memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga AS.

Data Ekonomi yang Dipantau

Dari sisi data, Phintraco menyebut pasar akan memperhatikan sejumlah indikator penting AS seperti inflasi konsumen (CPI), indeks sentimen konsumen Michigan, penjualan ritel, serta data sektor perumahan.

Dari China, investor menantikan rilis produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2026, neraca perdagangan, produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, dan data harga rumah.

Agenda Domestik

Dalam negeri, pemerintah dijadwalkan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 14 Juli 2026 dengan target indikatif Rp10 triliun. Phintraco mencatat dana hasil lelang akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2026.

Bank Indonesia juga dijadwalkan merilis Statistik Utang Luar Negeri (ULN) Mei 2026 yang memberi gambaran perkembangan utang pemerintah dan swasta serta ketahanan eksternal Indonesia. Pasar juga menanti hasil tinjauan peringkat kredit oleh S&P Global Ratings yang diperkirakan diumumkan pada 24 Juli 2026.

“Dengan sejumlah sentimen tersebut, IHSG pekan ini diperkirakan masih bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000 pada pekan ini,” tambah Phintraco Sekuritas.

Saham Pilihan Pekan Ini

  • ADRO
  • ADMR
  • BRMS
  • INCO
  • ARCI
  • SRTG