Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Penunjukan tersebut dilakukan setelah Bojan Hodak memutuskan mundur dari kursi pelatih usai sukses membawa Maung Bandung mencetak hattrick gelar juara liga.

Seiring naiknya jabatan Igor Tolic dari asisten pelatih menjadi pelatih kepala, besaran gaji pelatih asal Kroasia itu langsung menjadi sorotan publik. Banyak suporter mulai membandingkan potensi pendapatan Tolic dengan Bojan Hodak yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pelatih asing paling sukses di Liga Indonesia.

Meski Persib tidak pernah mengumumkan nilai kontrak resmi staf pelatihnya, estimasi gaji Igor Tolic dapat diperkirakan dari standar pelatih asing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Bojan Hodak Mundur Usai Hattrick Juara, Persib Resmi Angkat Igor Tolic Jadi Pelatih Baru

Igor Tolic Naik Jabatan Setelah Era Sukses Persib

Igor Tolic bukan nama baru di lingkungan Persib. Pria berusia 48 tahun itu sudah menjadi bagian dari staf kepelatihan sejak 2024 dan berperan sebagai asisten utama Bojan Hodak.

Selama dua musim terakhir, Tolic ikut terlibat dalam perjalanan Persib meraih gelar Super League secara beruntun. Kedekatannya dengan pemain serta pemahamannya terhadap sistem permainan menjadi alasan utama manajemen mempertahankannya sebagai penerus Bojan Hodak.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sebelumnya menyebut penunjukan Tolic dilakukan demi menjaga kesinambungan tim.

Menurut manajemen, Tolic dinilai sudah memahami kultur klub, karakter pemain, dan filosofi permainan yang dibangun Persib dalam beberapa musim terakhir.

Estimasi Gaji Igor Tolic di Persib

Hingga kini belum ada angka resmi mengenai nilai kontrak Igor Tolic bersama Persib. Namun, berdasarkan standar gaji pelatih asing di Liga Indonesia, pelatih kepala klub papan atas umumnya menerima bayaran cukup besar.

Pelatih asing di Liga Indonesia diperkirakan memiliki gaji mulai dari US$10.000 hingga US$30.000 per bulan atau sekitar Rp162 juta hingga Rp487 juta per bulan (kurs Rp16.250 per dolar AS).

Karena baru menjalani musim pertama sebagai pelatih kepala Persib, Igor Tolic diperkirakan berada di kisaran awal hingga menengah dalam struktur gaji tersebut.

Nilai itu kemungkinan masih lebih rendah dibanding Bojan Hodak ketika berada di puncak kesuksesannya bersama Persib. Apalagi, Bojan datang dengan reputasi kuat di Asia Tenggara sebelum akhirnya mempersembahkan tiga gelar liga untuk Maung Bandung.

Selain gaji pokok, pelatih asing biasanya juga memperoleh fasilitas tambahan seperti tempat tinggal, kendaraan operasional, tiket penerbangan internasional, hingga bonus performa apabila berhasil memenuhi target klub.

Rekam Jejak Igor Tolic di Dunia Kepelatihan

Sebelum bekerja di Persib, Igor Tolic memiliki pengalaman melatih di sejumlah klub Eropa dan Timur Tengah. Ia pernah menangani tim muda Hajduk Split U19, kemudian melatih NK Osijek II dan NK Kustosija.

Tolic juga sempat bekerja di klub Mesir, Wadi Degla. Pengalaman tersebut menjadi modal penting saat dipercaya memimpin Persib sebagai pelatih kepala.

Ia diketahui mengantongi lisensi UEFA Pro, lisensi kepelatihan tertinggi di Eropa yang menjadi standar bagi pelatih profesional elite.

Bojan Hodak Tetap Jadi Bagian Persib

Meski mundur dari kursi pelatih kepala, Bojan Hodak tidak sepenuhnya meninggalkan Persib. Pelatih asal Kroasia itu kini mendapat jabatan baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor.

Dalam posisi tersebut, Bojan tetap akan membantu klub dalam urusan teknis dan pengembangan jangka panjang. Kehadirannya di balik layar juga diyakini dapat membantu proses adaptasi Igor Tolic sebagai pelatih baru Persib.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, sebelumnya mengungkapkan bahwa Bojan mundur karena alasan pribadi, termasuk faktor kesehatan dan keluarga.

Mengungkap Alasan Persib Bandung Percayakan Igor Tolic sebagai Pengganti Bojan Hodak

Kini, tantangan besar langsung menanti Igor Tolic. Selain mempertahankan dominasi Persib di kompetisi domestik, ia juga harus menghadapi ekspektasi tinggi bobotoh setelah era emas Bojan Hodak.

Status sebagai pelatih baru dengan estimasi gaji besar tentu akan membuat sorotan terhadap performanya semakin tinggi. Terlebih, Persib kini bukan sekadar dituntut juara, tetapi juga menjaga konsistensi sebagai salah satu klub terkuat di Indonesia.