Xpeng P7+ Edisi 2026 Meluncur Global, Punya Jarak 1.550 Km dan Jadi Sedan EREV Terjauh di Dunia
Xpeng resmi mengumumkan peluncuran global Xpeng P7+ model tahun 2026, mobil listrik terbaru yang akan dipasarkan di 36 negara. Model ini hadir sebagai kendaraan global dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni battery electric vehicle (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV). Kehadiran varian EREV menjadikan Xpeng P7+ sebagai sedan range extender dengan jarak tempuh terpanjang di dunia, mencapai 1.550 km berdasarkan pengujian standar CLTC.
Pengumuman tersebut menegaskan langkah Xpeng dalam memperluas penetrasi pasar internasional, sekaligus memperkuat posisinya di segmen sedan listrik menengah-besar yang kini semakin kompetitif.
Fokus Global dengan Desain dan Teknologi Baru

Xpeng P7+ 2026 disebut membawa 104 pembaruan dibanding generasi sebelumnya, mencakup desain eksterior, sistem penggerak, efisiensi energi, hingga teknologi pengisian daya. Model ini dikembangkan sejak awal sebagai kendaraan global, sehingga telah disesuaikan dengan standar keselamatan dan regulasi berbagai kawasan, termasuk Eropa dan Asia.
Desain aerodinamis tetap menjadi salah satu keunggulan utama P7+. Model sebelumnya dikenal memiliki koefisien hambatan udara sangat rendah, dan karakter ini dipertahankan untuk meningkatkan efisiensi jarak tempuh pada generasi terbaru.
Varian EREV Catat Rekor Jarak Tempuh

Sorotan utama Xpeng P7+ 2026 terletak pada varian EREV. Mobil EREV ini mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam mode listrik murni, sebelum mesin bensin bekerja sebagai penyuplai daya. Jika dikombinasikan, total jarak tempuhnya mencapai 1.550 km (CLTC), menjadikannya sedan EREV dengan daya jelajah terpanjang saat ini.
Varian ini menggunakan mesin bensin 1.5 turbo sebagai range extender dengan tenaga 110 kW (148 hp), yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 180 kW (241 hp). Energi disimpan dalam baterai lithium iron phosphate (LFP), yang dikenal lebih stabil dan tahan lama. Kecepatan maksimal kendaraan ini diklaim mencapai 200 km per jam.
Secara dimensi, P7+ EREV memiliki panjang 5.071 mm, lebar 1.937 mm, tinggi 1.512 mm, dan jarak sumbu roda 3.000 mm. Panjang bodinya bertambah dibanding versi BEV saat ini, memberikan ruang kabin lebih lega dan meningkatkan kenyamanan perjalanan jarak jauh.

Selain EREV, Xpeng juga menawarkan P7+ 2026 dalam versi BEV murni. Varian ini dibangun di atas arsitektur 800V, yang memungkinkan pengisian daya ultra-cepat hingga 5C. Dalam kondisi ideal, baterai dapat diisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 12 menit.
Jarak tempuh maksimum varian BEV mencapai 725 km (CLTC), menempatkannya sebagai salah satu sedan listrik jarak jauh paling efisien di kelasnya. Teknologi ini ditujukan untuk pasar dengan infrastruktur pengisian cepat yang sudah matang.
Rekam Jejak Penjualan P7+ di Tiongkok
Sebagai gambaran performa pasar, Xpeng P7+ generasi saat ini telah dipasarkan sejak November tahun lalu di Tiongkok dalam versi BEV. Mobil tersebut dijual dengan harga USD 26.100 hingga USD 29.700, atau setara sekitar Rp406 juta hingga Rp462 juta.
Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, penjualan P7+ telah menembus 88.000 unit. Model ini juga mencatatkan diri sebagai sedan listrik murni terlaris di segmen menengah-besar pada kisaran harga tersebut selama 12 bulan berturut-turut, menunjukkan penerimaan pasar yang kuat.
Dengan kombinasi jarak tempuh ekstrem, teknologi 800V, dan opsi EREV yang lebih fleksibel, Xpeng P7+ 2026 diproyeksikan menjadi pesaing serius bagi sedan listrik global seperti Tesla Model 3, BYD Seal, hingga Hyundai Ioniq 6. Peluncuran di 36 negara menandai ambisi Xpeng untuk tidak hanya bergantung pada pasar domestik, tetapi juga bersaing langsung di panggung otomotif listrik dunia.
Peluncuran bertahap Xpeng P7+ 2026 dijadwalkan mulai tahun 2026, menyesuaikan kesiapan produksi dan regulasi di masing-masing negara tujuan.