Detak.Media — Omoway resmi membuka pemesanan motor listrik OMO-X di Indonesia pada 25 April 2026. Model ini menjadi sorotan karena membawa teknologi self-balancing yang membuat motor dapat berdiri tegak tanpa perlu ditopang kaki pengendara. Pada jam pertama pembukaan pre-order, perusahaan mengklaim lebih dari 4.000 unit telah dipesan hingga sempat membuat aplikasi pemesanan mengalami gangguan sementara.
OMO-X sebelumnya telah diperkenalkan dalam bentuk prototipe di Jakarta pada 2025, lalu menjalani debut global di Singapura pada Maret 2026 sebelum akhirnya masuk tahap komersialisasi. Indonesia dipilih sebagai pasar awal karena karakter pengguna sepeda motor yang sangat besar dan dinilai cocok dengan konsep kendaraan listrik berteknologi penyeimbang otomatis ini.
Desain dan Dimensi

Secara fisik, OMO-X memiliki panjang 2.022 mm, lebar 858 mm, tinggi 1.211 mm, dan jarak sumbu roda 1.500 mm. Tinggi jok dibuat rendah di angka 760 mm dengan ground clearance 145 mm agar tetap ramah untuk postur rata-rata pengendara di Indonesia.
Motor ini juga diklaim dirancang untuk kondisi tropis dengan kemampuan melintasi genangan air hingga 500 mm. Salah satu pembeda utamanya adalah penggunaan suspensi depan model double wishbone independen, konfigurasi yang lazim ditemukan pada mobil performa tinggi dan jarang diaplikasikan pada sepeda motor.
OMO-X menggunakan motor listrik mid-drive dengan daya puncak 13 kW dan torsi maksimum yang diklaim mencapai 320 Nm. Akselerasi dari diam hingga 50 km per jam disebut hanya memerlukan waktu 3,3 detik, dengan kecepatan maksimum 113 km per jam.
Motor ini juga diklaim mampu menanjak pada kemiringan hingga 30 persen atau sekitar 17 derajat, berkat kombinasi torsi besar dan sistem kontrol traksi elektronik.
Baterai LFP dan Opsi Pengisian Daya

Sumber energi OMO-X berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang tersedia dalam dua kapasitas. Baterai standar 5,38 kWh diklaim mampu menempuh jarak 160 km berdasarkan standar WMTC atau lebih dari 200 km pada kecepatan rata-rata 30 km per jam.
Tersedia opsi baterai Long Range 7,68 kWh yang meningkatkan jarak tempuh hingga 210 km (WMTC) atau 260 km pada kecepatan rata-rata yang sama.
Untuk pengisian daya, Omoway menyediakan beberapa metode, mulai dari pengisi daya standar 800W dengan waktu sekitar 6 jam, pengisi daya cepat 2.000W sekitar 2,5 jam, hingga stasiun pengisian khusus Omoway yang diklaim dapat mengisi dari 0 hingga 80 persen dalam waktu 1,5 jam.
Teknologi Self-Balancing dan Fitur Cerdas
OMO-X disebut sebagai motor listrik produksi massal pertama yang mengusung teknologi self-balancing. Sistem ini mengandalkan sensor giroskop dan aktuator elektronik yang menjaga motor tetap tegak saat berhenti maupun melaju sangat pelan.
Selain itu, terdapat fitur self-parking yang memungkinkan motor memarkirkan diri hanya melalui satu tombol. Layar pintar HALO berukuran 10,25 inci menjadi pusat kendali berbagai fungsi, mulai dari navigasi, kontrol hiburan, hingga pengaturan Intelligent Kickstand.
Fitur lain yang disematkan antara lain sistem audio Bluetooth, Full ABS dan Traction Control System (TCS), Guardian Mode dengan sensor pemantau 360 derajat saat parkir, kunci setang otomatis, lampu follow-me-home, serta pembaruan perangkat lunak melalui sistem OTA (over-the-air).
Beberapa varian juga dapat ditambahkan paket Pilot Riding Assistant Pack yang menghadirkan kamera surround dan sistem Automated Driving Assistant.
Harga, Varian, dan Skema Pre-Order
OMO-X dipasarkan dalam beberapa varian. Harga normal OTR Jakarta untuk OMO-X Smart berada di angka Rp 44.500.000, sedangkan OMO-X Balance dibanderol Rp 61.500.000.
Selama masa pre-order, konsumen memperoleh subsidi Rp 9.000.000 sehingga harga efektif menjadi Rp 35.500.000 untuk Smart dan Rp 52.500.000 untuk Balance. Varian dengan baterai Long Range dijual Rp 40.500.000, sementara varian tertinggi Balance Pilot yang sudah dilengkapi paket asisten berkendara dipasarkan Rp 65.500.000.
Omoway juga menawarkan opsi pembelian baterai Long Range terpisah seharga Rp 5.000.000.
Pengiriman unit untuk pemesanan awal dijadwalkan mulai Juni 2026.
Klaim terjualnya lebih dari 4.000 unit dalam satu jam pertama menunjukkan tingginya minat pasar terhadap inovasi motor listrik dengan teknologi baru. Kehadiran OMO-X memperlihatkan bahwa konsumen roda dua di Indonesia mulai terbuka pada konsep kendaraan listrik yang tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga pendekatan teknologi yang selama ini lebih identik dengan dunia robotika dan otomotif premium.
Ikuti Detak.Media
