BYD Song Pro DM-i Long Range Rilis 10 Januari di China, SUV PHEV Ini Bakal Masuk Indonesia?
BYD kembali memperluas lini produk elektrifikasinya di pasar China dengan meluncurkan Song Pro DM-i Long Range pada 10 Januari mendatang. Varian baru ini berfokus pada peningkatan jarak tempuh listrik murni, memperkuat posisi BYD di segmen SUV plug-in hybrid (PHEV) kompak.
Peluncuran model ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan masuknya Song Pro DM-i Long Range ke pasar Indonesia. Komitmen BYD di Tanah Air yang terus berkembang melalui ekspansi produk dan jaringan penjualan menjadi dasar spekulasi tersebut.
Desain Eksterior yang Familiar

Secara tampilan, BYD Song Pro DM-i Long Range tetap mengadopsi bahasa desain generasi terbaru Song Pro DM-i yang diperkenalkan pada Oktober 2025. Kendaraan ini menampilkan karakter SUV modern dengan garis bodi tegas, grille depan aktif, serta desain lampu depan dan belakang yang terintegrasi.
Perubahan signifikan tidak terlihat pada struktur bodi atau dimensi dibandingkan versi reguler. Pembaruan lebih difokuskan pada aspek teknis dan peningkatan fitur, sehingga tampilan yang disajikan tetap familiar namun dengan kapabilitas elektrifikasi yang lebih baik.
Interior Modern dan Fungsional

Kabin Song Pro DM-i Long Range menawarkan nuansa modern dan fungsional khas BYD. Tata letak dasbor, layar infotainment besar di tengah, serta panel instrumen digital masih dipertahankan. Pembaruan sebelumnya untuk model 2026 meliputi sistem kamera parkir menyeluruh, fitur perintah suara eksternal, aktivasi navigasi berbasis gestur, dan opsi warna eksterior baru.
Fokus pada kenyamanan dan kepraktisan tetap menjadi prioritas, sejalan dengan positioning Song Pro sebagai SUV keluarga yang mengutamakan efisiensi dan kemudahan penggunaan.
Peningkatan Performa Mesin
Perbedaan utama terletak pada sistem baterai dan jarak tempuh listrik murni. Versi standar menggunakan sistem PHEV dengan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated yang dipadukan motor listrik, menawarkan jarak tempuh listrik murni sekitar 133 kilometer (standar CLTC) dan jarak tempuh gabungan hingga 1.508 kilometer.
Mobil hybrid BYD ini diproyeksikan menggunakan paket baterai lebih besar, serupa teknologi pada Song L DM-i. Dengan konfigurasi ini, jarak tempuh listrik murni diprediksi mendekati 200 kilometer (CLTC). Varian Long Range memungkinkan penggunaan dominan dalam mode listrik harian tanpa sering mengandalkan mesin bensin, sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Pendekatan ini menegaskan fleksibilitas penggunaan, terutama bagi konsumen yang menginginkan transisi mulus antara kendaraan listrik dan konvensional.
Model ini diperkirakan tetap dilengkapi rangkaian teknologi bantuan berkendara yang menjadi standar BYD. Fitur keselamatan aktif seperti kamera parkir 360 derajat, sistem bantuan parkir, dan berbagai sensor pendukung berkendara akan dipertahankan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
Penggunaan sistem hybrid DM-i generasi terbaru juga akan mengoptimalkan manajemen energi antara mesin dan motor listrik, menghasilkan respons berkendara yang halus di berbagai kondisi lalu lintas.
Potensi Pasar Indonesia
Potensi kehadiran BYD Song Pro DM-i Long Range di Indonesia dinilai cukup terbuka. Sejak 2023, BYD telah memperluas jajaran produknya di Tanah Air, termasuk model listrik murni seperti Dolphin, Atto 3, Seal, Sealion 7, dan MPV listrik M6, menunjukkan keseriusan BYD menjadikan Indonesia pasar strategis.
Indikasi lain adalah pendaftaran desain dan paten kendaraan terkait Song Pro DM-i di Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, yang seringkali menjadi sinyal awal persiapan produk untuk pasar tertentu.
Minat konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi terus tumbuh, termasuk pada segmen hybrid dan PHEV yang menawarkan keseimbangan efisiensi dan fleksibilitas jarak tempuh. Meskipun arah kebijakan insentif kendaraan elektrifikasi masih belum pasti, Indonesia dipandang sebagai pasar potensial dengan basis konsumen besar dan infrastruktur yang terus berkembang.
Hingga kini, BYD Indonesia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana pemasaran Song Pro DM-i Long Range. Namun, dengan kombinasi jarak tempuh listrik yang lebih panjang, format SUV yang diminati, serta strategi ekspansi BYD yang agresif, model ini memiliki peluang untuk meramaikan pasar otomotif nasional.