BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km

BYD dipastikan akan meluncurkan dua sedan plug-in hybrid terbaru, Qin L DM-i 2026 dan Qin Plus DM-i 2026, ke pasar China pada 8 Januari 2026. Informasi ini dilaporkan Autohome, yang menyebutkan bahwa kedua model tersebut sudah mulai tiba di sejumlah dealer menjelang peluncuran resminya.

Pembaruan utama pada generasi terbaru Qin L dan Qin Plus ini terletak pada peningkatan signifikan jarak tempuh listrik murni. Keduanya kini mampu melaju hingga 210 kilometer dalam mode listrik berdasarkan standar pengujian CLTC, menjadikannya varian jarak jauh dalam jajaran sedan DM-i BYD.

BYD King dan King L Resmi Terdaftar di Indonesia, Sedan PHEV Harga Kompetitif Siap Meluncur

Fokus Upgrade Tanpa Ubah Desain

BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km
BYD Qin L DM-i Facelift 2026. Foto: Car News China

BYD memilih pendekatan evolusioner pada kedua model tersebut. Baik Qin L DM-i maupun Qin Plus DM-i 2026 tetap mempertahankan desain eksterior dan interior generasi sebelumnya. Tidak ada perubahan pada struktur bodi maupun dimensi utama, menegaskan bahwa pembaruan kali ini difokuskan pada peningkatan teknologi dan konfigurasi perangkat keras.

Untuk BYD Qin L DM-i edisi 2026, dimensinya tetap dengan panjang 4.830 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.495 mm, serta jarak sumbu roda 2.790 mm. Dimensi ini menempatkannya di segmen sedan menengah, tanpa perubahan dari model yang saat ini dijual di China.

Sistem Infotainment dan ADAS Terbaru

BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km
Interior BYD Qin L DM-i 2026. Foto: Car News China

Meski desain tidak berubah, BYD menyematkan peningkatan signifikan pada sisi teknologi. Kedua model kini dibekali sistem infotainment DiLink 6.0 terbaru, yang menawarkan peningkatan performa dan konektivitas.

Selain itu, BYD juga melengkapi Qin L DM-i dengan sistem bantuan pengemudi DiPilot “God’s Eye C”. Fitur ini mencakup bantuan navigasi di jalan tol, parkir otomatis, serta fungsi urban memory navigation, yang mendukung pengalaman berkendara semi-otonom di lingkungan perkotaan.

Baterai Lebih Besar, Jarak Tempuh Lebih Panjang

BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km
BYD Qin Plus DM-i Facelift 2026. Foto: Car News China

Peningkatan jarak tempuh listrik dicapai melalui penggunaan baterai berkapasitas lebih besar. Qin L DM-i 2026 varian jarak jauh kini menggunakan baterai 26,6 kWh, yang memungkinkan mobil melaju hingga 210 km dalam mode listrik penuh.

Pada varian tertinggi, BYD juga menambahkan sistem suspensi pintar DiSus-C, yang berfungsi mengatur peredaman secara adaptif untuk meningkatkan kenyamanan dan stabilitas berkendara.

Sementara itu, Qin Plus DM-i 2026 mengusung strategi pembaruan serupa. Selain peningkatan sistem infotainment, beberapa varian akan mendapatkan kaca depan samping berlapis (laminated glass) untuk meningkatkan kenyamanan kabin dan peredaman suara.

BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km
Mesin 1.5 L NA dengan Motor ListriK BYD. Foto: Car News China

BYD Qin Plus DM-i 2026 masih mengandalkan sistem plug-in hybrid yang memadukan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated dengan motor listrik. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 74 kW dan torsi 126 Nm. Dengan dukungan baterai yang lebih besar, sedan ini juga mampu mencapai jarak tempuh listrik hingga 210 km berdasarkan standar CLTC.

Dominasi Tesla Runtuh, BYD Jadi Raja Mobil Listrik Global 2025

Mulai 8 Januari 2026, Qin L DM-i dan Qin Plus DM-i versi jarak jauh akan resmi dipasarkan sebagai varian dengan kemampuan listrik terpanjang dalam portofolio sedan DM-i BYD. Kehadiran dua model ini sekaligus memperkuat posisi BYD di segmen plug-in hybrid, khususnya bagi konsumen yang menginginkan efisiensi tinggi tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal.

Hingga peluncuran resmi, BYD belum mengumumkan harga jual final untuk kedua model tersebut. Namun, kehadiran jarak tempuh listrik hingga 210 km diprediksi akan menjadi nilai jual utama di tengah persaingan ketat sedan elektrifikasi di pasar China.