BYD Qin Plus dan Qin L Edisi 2026 Meluncur di China, Jarak Tempuh Listrik 210 Km, Harga Mulai Rp175 Jutaan

BYD resmi meluncurkan Qin Plus DM-i dan Qin L DM-i model tahun 2026 di pasar China pada 8 Januari. Dua sedan plug-in hybrid (PHEV) andalan seri Dynasty tersebut hadir dengan pembaruan signifikan, terutama pada sektor baterai, yang kini mampu menawarkan jarak tempuh listrik murni hingga 210 kilometer.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis BYD untuk mempertahankan dominasinya di segmen kendaraan energi baru. Sepanjang tahun lalu, lini BYD Qin mencatat penjualan 661.090 unit, menjadikannya salah satu model terlaris dalam portofolio BYD.

BYD Rilis Dua Sedan PHEV Facelift 8 Januari, Jarak Tempuh Listrik Diklaim Tembus 210 Km

Baterai Lebih Besar, Jarak EV Hingga 210 Km

Pembaruan utama pada BYD Qin Plus DM-i dan Qin L DM-i terletak pada penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 25,28 kWh, yang diproduksi oleh anak usaha BYD, FinDreams. Baterai ini menjadi bagian dari sistem DM 5.0, yang mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated bertenaga 99 hp dengan motor listrik berdaya 120 kW atau sekitar 161 hp.

Dengan konfigurasi tersebut, kedua model mampu melaju hingga 210 km dalam mode listrik penuh berdasarkan pengujian CLTC. Jarak tempuh ini jauh di atas rata-rata sedan PHEV di kelas harga yang sama, yang umumnya masih berada di bawah 150 km.

BYD Qin Plus DM-i tetap diposisikan sebagai sedan PHEV terjangkau. Model dengan baterai terbesar 25,28 kWh ditawarkan mulai 89.800 yuan atau sekitar Rp197,6 juta. Sementara itu, varian termurah masih dibanderol 79.800 yuan atau sekitar Rp175,6 juta.

Untuk model tahun 2026, BYD Qin Plus DM-i tersedia dalam tiga varian, dengan jarak tempuh listrik mulai dari 128 km hingga 210 km.

BYD Qin Plus dan Qin L Edisi 2026 Meluncur di China, Jarak Tempuh Listrik 210 Km, Harga Mulai Rp175 Jutaan
Foto: BYD

Secara tampilan, Qin Plus DM-i mempertahankan bahasa desain Dragon Face khas BYD. Meski begitu, BYD menambahkan pilihan warna baru seperti Pine Smoke Green, Bamboo Green, dan Wiyang Gray. Dimensi mobil ini tercatat panjang 4.780 mm dengan jarak sumbu roda 2.718 mm, atau sekitar 150 mm lebih panjang dibanding Toyota Corolla.

Di dalam kabin, varian dasar dibekali panel instrumen 8,8 inci dan layar sentuh 10,1 inci. Sementara versi tertinggi mengusung layar 12,8 inci dengan sistem infotainment DiLink 100. Varian tertinggi juga sudah dilengkapi sistem bantuan berkendara DiPilot 100, yang didukung 12 kamera, lima radar gelombang milimeter, dan komputasi hingga 100 TOPS.

Qin L DM-i Lebih Besar dan Lebih Mewah

BYD Qin Plus dan Qin L Edisi 2026 Meluncur di China, Jarak Tempuh Listrik 210 Km, Harga Mulai Rp175 Jutaan
Foto: BYD

Berbeda dengan Qin Plus, BYD Qin L DM-i menyasar konsumen yang menginginkan sedan PHEV dengan dimensi lebih besar dan fitur lebih lengkap. Mobil ini memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.900 mm, dan wheelbase 2.790 mm.

Desain eksterior Qin L DM-i tampil lebih tegas dengan gril bawah besar dan lampu depan yang tajam. Interiornya mengandalkan layar sentuh hingga 15,6 inci pada varian tertinggi, lengkap dengan sistem DiLink 100, head-up display, lemari pendingin, serta fitur bantuan berkendara DiPilot 100.

Harga BYD Qin L DM-i dengan baterai 25,28 kWh dipasarkan mulai 116.800 yuan atau sekitar Rp257 juta, sedangkan varian tertinggi mencapai 126.800 yuan atau sekitar Rp279 juta.

BYD Perluas Penerapan Motor 240 kW ke Mobil Listrik Menengah, Tingkatkan Standar Performa EV

Kehadiran Qin Plus DM-i dan Qin L DM-i dengan jarak tempuh listrik hingga 210 km semakin menekan kompetitor di segmen sedan PHEV mass market. Sebagai perbandingan, Geely Galaxy Starshine 6 hanya menawarkan jarak EV sekitar 125 km, sementara Chery Fulwin A8L berada di kisaran 145 km.

Langkah BYD ini menegaskan keunggulan efisiensi biaya dan penguasaan teknologi baterai, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama kendaraan listrik dan hybrid di pasar China yang semakin kompetitif.