Vinicius Junior Bahagia Eder Militao Kembali Perkuat Real Madrid, Sebut Bek Terbaik di Dunia
Kembalinya bek tengah Eder Militao ke skuad utama Real Madrid disambut hangat oleh rekan setimnya, Vinicius Junior. Pemain sayap asal Brasil itu mengungkapkan kebahagiaannya atas kembalinya Militao ke lapangan setelah absen panjang akibat cedera, bahkan menyebut bek tengah itu sebagai yang terbaik di dunia.
Militao telah kembali berlatih bersama tim utama sejak minggu lalu dan secara resmi masuk dalam daftar skuad untuk pertandingan La Liga melawan Mallorca pada Sabtu (5/4/2026). Penampilannya di lapangan menjadi momen penting setelah menepi selama hampir empat bulan akibat cedera otot biseps femoris di kaki kirinya yang juga memengaruhi tendonnya. Cedera tersebut ia alami pada awal Desember 2025 saat pertandingan melawan Celta Vigo.
Kembalinya Militao menjadi suntikan moral yang signifikan bagi Real Madrid, terutama menjelang fase krusial musim ini dan persiapan untuk pertandingan perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich. Pemain berusia 27 tahun ini telah berjuang melawan serangkaian cedera kompleks dalam beberapa musim terakhir, termasuk dua kali robek ligamen anterior (ACL) sejak tahun 2024.
Dukungan Penuh dari Vinicius Junior
Vinicius Junior menyatakan kegembiraannya atas kembalinya Militao, bukan hanya dari aspek sepak bola, tetapi juga ikatan personal di antara mereka. “Dia adalah salah satu sahabat terdekat saya,” ujar Vinicius Junior, dilansir dari Goal.com. “Bagi saya, dia adalah bek terbaik di dunia, dan tim menjadi lebih kuat serta tangguh dengan kehadirannya di lini pertahanan.”
Pujian serupa juga pernah dilontarkan oleh mantan pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, yang menyebut Militao sebagai bek tengah terbaik di dunia pada Maret 2026. Ancelotti mengakui kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, keunggulan dalam penguasaan bola, dan sundulan yang baik dari pemainnya tersebut. Meskipun demikian, Ancelotti juga sempat melontarkan candaan bahwa Militao terkadang kurang fokus dan tidak selalu dalam kondisi 100 persen, namun ia tetap memuji kualitasnya sebagai bek kelas dunia.
Sementara itu, Militao sendiri pernah mengungkapkan pandangannya mengenai kandidat peraih Ballon d’Or 2024. Ia secara tegas menyatakan bahwa Vinicius Junior lebih layak mendapatkan penghargaan tersebut dibandingkan dengan Jude Bellingham. “Keduanya (Vinicius dan Bellingham) pantas mendapatkannya, tetapi Vinicius adalah yang terbaik bagi saya,” kata Militao, seperti dikutip dari Goal.com. “Jika dia terus melakukan hal-hal seperti ini, tidak akan lama lagi dia akan memenangkannya.”
Perjalanan Comeback Militao
Proses kembalinya Eder Militao ke lapangan tidaklah mudah. Setelah mengalami cedera parah, ia menjalani program rehabilitasi intensif. Selama dua minggu terakhir sebelum dipanggil kembali ke skuad resmi, ia telah berlatih normal di pusat olahraga Valdebebas. Keputusan untuk memanggilnya kembali diambil oleh pelatih kepala, Alvaro Arbeloa, yang juga mantan pemain Real Madrid.
Arbeloa mengonfirmasi kembalinya Militao untuk pertandingan melawan Mallorca, menyatakan bahwa kualitas dan talenta Militao akan sangat membantu tim. “Dia kembali, dan ini akan menjadi pertama kalinya dia tersedia sejak saya mengambil alih,” ujar Arbeloa, dilansir dari Madrid Zone. “Dia memiliki banyak kualitas, bakat, dan dia akan sangat membantu kami. Dia akan membuat perbedaan.”
Namun, kembalinya Militao ke lapangan tidak serta merta menjamin kemenangan bagi Real Madrid. Dalam pertandingan debutnya kembali pada 4 April 2026 melawan Mallorca, meskipun berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88, Real Madrid tetap kalah dengan skor 2-1. Gol tersebut menjadi penanda positif kembalinya Militao setelah absen panjang, namun kekalahan tim tetap menjadi catatan penting.
Peran Penting Militao di Lini Pertahanan
Absennya Eder Militao selama empat bulan terakhir memang terasa dampaknya bagi lini pertahanan Real Madrid. Musim ini, pertahanan tim berjuluk Los Blancos tersebut telah mengalami banyak tekanan akibat cedera yang menimpa pemain seperti Antonio Rüdiger, Dean Huijsen, Raul Asencio, dan David Alaba. Kehadiran kembali Militao diharapkan dapat memperkuat barisan pertahanan yang kerap kali terlihat rapuh, terutama menjelang pertandingan penting di Liga Champions.
Meskipun Militao mungkin belum bisa langsung tampil penuh dalam pertandingan krusial melawan Bayern Munich, namun kembalinya ia memberikan opsi strategis yang berharga bagi tim. Pelatih Arbeloa diprediksi akan mengembalikan Militao ke dalam susunan pemain inti secara bertahap, demi memastikan kondisinya prima dan meminimalkan risiko cedera kambuhan. Pemain muda seperti Dean Huijsen yang sempat mengisi pos pertahanan, kini menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di tim utama seiring pulihnya Militao dan performa solid Antonio Rudiger.